Berita

Rustam Effendi. (Foto: tangkapan layar YouTube Forum Keadilan TV)

Hukum

Rustam Effendi Tetap Yakin Ijazah Jokowi Palsu, Sebut Pembuat dan Singgung Peran Eggi Sudjana

KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 05:59 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Aktivis 98 Rustam Effendi tetap meyakini ijazah mantan Presiden Jokowi adalah palsu. Keyakinan Rustam tak berubah meski dua seniornya, Eggi Sudjana dan Damai Lubis, tak lagi berstatus tersangka usai memperoleh Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) setelah bertemu Jokowi.

Keyakinan Rustam bukan semata didasarkan pada kajian akademik atau penelitian yang dilakukan Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma, melainkan pada pengakuan sejumlah pihak yang disebut mengetahui langsung proses pembuatan ijazah.

"Sampai hari ini saya yakin betul ijazah Jokowi palsu. Kalau ijazah itu palsu pasti ada pembuatnya. Pembuatnya itu saya tahu. Kawan saya menyatakan dia ikut membuat bersama Eko Sulistyo (mantan ketua KPU Solo) di Pasar Pramuka," ujar Rustam.


Rustam mengklaim telah berulang kali meminta pihak yang disebut-sebut terlibat untuk menyampaikan klarifikasi secara terbuka. Namun hingga kini mereka memilih diam karena ketakutan.

“Saya selalu minta klarifikasi. Kalau memang tidak membuat, bilang tidak. Kalau membuat, ya minta maaf saja. Ini untuk kepentingan bangsa,” katanya.

Rustam juga mengungkap hubungan dirinya dengan Eggi Sudjana memburuk sejak muncul pengakuan dari pihak yang disebut sebagai bagian dari tim pembuat ijazah Jokowi. Ia menilai respons Eggi tidak sejalan dengan upaya pembongkaran kasus yang selama ini digembar-gemborkan.

“Saya sampaikan ke Bang Eggi ada pengakuan soal pembuatan ijazah palsu di Pasar Pramuka. Tapi responsnya seolah tidak mau tahu. Bahkan membantah pernah bertemu orang-orang itu,” ungkap Rustam.

Padahal, lanjut Rustam, pihak-pihak tersebut mengaku pernah bertemu langsung dengan Eggi di kediamannya di Bogor untuk menyampaikan informasi terkait dugaan pemalsuan ijazah.

“Dari situ saya melihat ada gelagat yang tidak baik. Kami ini sudah tersangka, sementara ada yang tahu tapi diam,” imbuhnya, dikutip dari YouTube Forum Keadilan TV.

Rustam menegaskan isu ijazah palsu tidak sesederhana soal watermark atau embos, melainkan menyangkut keberadaan pihak-pihak yang diduga terlibat langsung dalam proses pembuatannya.

“Ini bukan cuma soal teknis ijazah. Pasti ada pembuatnya. Dan ini akan dibongkar, mudah-mudahan di pengadilan nanti,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Main di Kandang PSIM, Persija Menang Telak 4-0

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:49

Cukai MBDK Mulai Dipungut Semester II/2027, Target Rp1,7 Triliun

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30

DPR Ingatkan Bijak di Ruang Digital dan Cegah Perundungan Siber

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:51

Ekspor Emas Anjlok, Bea Cukai Ungkap Perusahaan Tahan Pengiriman

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:38

Usai Dilantik, Kapolda Metro Jaya Serap Aspirasi Insan Pers

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:49

Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:30

Tegas dan Loyal, Demokrat: Tidak Ada Nama Selain Prabowo untuk Kontestasi 2029

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:36

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

YLBHI Minta Polresta Solo Hentikan Dugaan Kriminalisasi Kasus Perdata jadi Pidana

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:36

Pertamina Perkuat Pengelolaan Sampah Mandalika Lewat Dukungan untuk Bank Sampah Putri Nyale

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:09

Selengkapnya