Berita

Monumen Panser Saladin di Bundaran Alun-Alun Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 02:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meresmikan Monumen Panser Saladin yang berlokasi di Bundaran Alun-Alun Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa, 20 Januari. 

Peresmian tersebut merupakan bagian dari upaya TNI dalam menghadirkan ruang publik bernilai sejarah dan edukasi guna menumbuhkan semangat nasionalisme serta kecintaan masyarakat terhadap bangsa dan negara.
 
Monumen yang menampilkan kendaraan tempur Panser Saladin ini ditempatkan di kawasan strategis Alun-Alun Cijulang sehingga mudah diakses oleh masyarakat dan pengguna jalan. Keberadaannya diharapkan dapat memperkaya wajah kawasan perkotaan sekaligus menjadi sarana pengenalan sejarah alutsista TNI kepada masyarakat luas sebagai bagian dari perjalanan pertahanan negara.
 

 
Pembangunan monumen tersebut mendapat sambutan positif dan antusiasme tinggi dari masyarakat setempat. Selain berfungsi sebagai penanda kawasan, monumen ini dinilai memiliki potensi sebagai daya tarik baru wilayah Cijulang serta penguat identitas daerah, khususnya karena lokasinya berada di jalur utama menuju kawasan wisata Batukaras.
 
Kehadiran Monumen Panser Saladin menegaskan komitmen TNI dalam menjaga dan mewariskan nilai-nilai sejarah pertahanan negara kepada generasi penerus. 

Monumen ini menjadi simbol pengabdian TNI sekaligus wahana edukasi sejarah di ruang publik yang diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran nasional, rasa bangga, serta memperkuat semangat nasionalisme dan kedekatan masyarakat terhadap TNI dan perjalanan bangsa.


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Prediksi Mossad Gagal, Netanyahu Disebut Murka ke Direktur Intelijen

Senin, 23 Maret 2026 | 13:39

Kasus Andrie Yunus Bisa Diusut Timwas Intelijen DPR

Senin, 23 Maret 2026 | 13:23

Pengamat: Trump Inkonsisten Soal Selat Hormuz

Senin, 23 Maret 2026 | 13:09

Daftar Negara yang Terancam Bangkrut Akibat Perang Iran

Senin, 23 Maret 2026 | 12:53

Gebrakan Xiaomi SU7 2026: Ludes 15 Ribu Unit dalam 34 Menit, Daya Jelajah Tembus 900 Km!

Senin, 23 Maret 2026 | 12:37

H+2 Lebaran, Emas Antam Turun Rp50 Ribu

Senin, 23 Maret 2026 | 12:35

WFH Jangan Ganggu Kinerja Perusahaan, DPR Minta Pemerintah Hati-hati

Senin, 23 Maret 2026 | 12:31

124 Perusahaan Truk Kena Sanksi Saat Lebaran, Mayoritas Pelanggaran ODOL

Senin, 23 Maret 2026 | 12:08

Menhub Siapkan Strategi Khusus Amankan Arus Balik Lebaran 1447 H Lintas Sumatra-Jawa

Senin, 23 Maret 2026 | 11:27

DJP: Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta, Lapor SPT Tahunan Capai 8,7 Juta

Senin, 23 Maret 2026 | 11:03

Selengkapnya