Berita

Sabrang Mowo Damar Panuluh alias Noe Letto. (Foto: YouTube Sabrang MDP Official)

Entertainment

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 02:22 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pelantikan Sabrang Mowo Damar Panuluh alias Noe Letto sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN) menimbulkan polemik di publik khususnya kaum Maiyah, sebutan masyarakat yang mengikuti konsep dan gerakan sosial-budaya-religius yang dipelopori Cak Nun dan Kiai Kanjeng.

Melalui kanal YouTube Sabrang MDP Official, Noe menjelaskan alasan mengenai dirinya masuk ke sistem (negara) saat ini.

Mengutip pernyataan sang ayah, Emha Ainun Najib alias Mbah Nun atau Cak Nun, vokalis Grup Band Letto ini membeberkan perbedaan arti negara, bangsa dan pemerintahan.


“Si Mbah (Cak Nun) sendiri dari dulu pernah ngomong  mana yang negara, mana yang pemerintah, itu harus dipisahkan secara jelas. Dan ini posisinya jelas, bahwa saya masuknya pada posisi negara, bukan pada posisi pemerintah. Argumennya apa saya masuk sistem? Ya saya masuk sistem yang dilahirkan oleh bangsa. Pada posisi berdiri, pada posisi negara, bukan pada posisi pemerintah,” ujar Noe dikutip redaksi, Rabu malam, 21 Januari 2026.

Ia pun meyakinkan bahwa posisinya saat ini tidak bisa ditekan secara politik oleh pihak manapun. Pria kelahiran 10 Juni 1979 ini juga menganggap wajar kritik dan sikap skeptis dari masyarakat terhadap dirinya.

“Ada yang ngomong ‘lapar mas, butuh jabatan’ wajar sih ada yang ngomongin kayak gitu, sangat-sangat wajar kalau khawatirnya seperti itu,” jelas Noe.

Menurut dia, menjabat sebagai Tenaga Ahli DPN juga tidak jauh berbeda dengan yang dilakukan di Maiyah dalam hal memberikan masukan dan gagasan terkait situasi di negara.

“Jadi yang saya pandang adalah kita masuk sistem negara di dalam bangsa,” pungkasnya. 

Sebelumnya ia masuk dalam daftar 12 Tenaga Ahli DPN yang dikukuhkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin berdasarkan Keputusan Ketua Harian DPN Nomor KEP/3/KH/X/2025 pada Sabtu, 17 Januari 2026.            


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya