Berita

Florencia Lolita Wibisono. (Foto: Instagram)

Nusantara

Pramugari Florencia 13 Tahun Jadi Bagian Wings Air

RABU, 21 JANUARI 2026 | 17:35 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Florencia Lolita Wibisono, pramugari yang meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport PK-THT di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, ternyata pernah bekerja di Lion Group.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, Florencia mengakhiri tugasnya di Wings Air pada 1 November 2025

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhumah Florencia Lolita Wibisono dalam peristiwa penerbangan pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport PK-THT," kata Danang saat dikonfirmasi RMOL, Rabu 21 Januari 2026.


Diketahui, di media sosial tersebar foto-foto Florencia yang memakai seragam atau uniform Lion Group saat berada dalam kabin pesawat.

Menurut Danang, kepergian Florencia menyisakan duka mendalam bagi keluarga, sahabat dan rekan-rekannya di Wings Air.

"Kami mendoakan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," kata Danang.

Berdasarkan data LinkedIn yang dikutip pada Rabu 21 Januari 2026, Florencia diketahui baru tiga bulan bertugas sebagai pramugari ATR dan menjabat sebagai Company Checker Flight Attendant untuk armada ATR-72.

Sebelumnya Florencia bekerja selama 13 tahun di PT Wings Abadi Airlines menjabat sebagai Manager Training Flight Attendant hingga Oktober 2025. 

Dengan pengalaman lebih dari 14 tahun sebagai pramugari, ia memegang teguh filosofi bahwa perjalanan sama pentingnya dengan tujuan. 

Kariernya diawali di penerbangan regional, tempat ia dengan cepat mempelajari arti penting ketelitian, kenyamanan penumpang, dan keselamatan penerbangan.

Fondasi tersebut menjadi pijakan krusial ketika ia beralih ke posisi pramugari senior, hingga kemudian dipercaya menjalankan peran sebagai company checker.

Florencia juga terlatih secara komprehensif dalam berbagai kelas layanan, dengan komitmen memastikan setiap penumpang memperoleh pengalaman penerbangan yang berkesan. 

"Saya percaya dalam mengenali kebutuhan unik setiap pelancong untuk menciptakan pengalaman yang dipersonalisasi. Kesuksesan bagi saya tercermin dalam umpan balik dan loyalitas penumpang, yang secara konsisten saya bantu tingkatkan sepanjang karier saya," tulisnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya