Berita

Petugas KPK menunjukkan barang bukti uang Rp550 juta yang diamankan saat OTT Walikota Madiun Maidi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa malam, 20 Januari 2026. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

Amankan Rp550 Juta

Berikut Identitas Sembilan Orang Terjaring OTT KPK di Madiun

SELASA, 20 JANUARI 2026 | 23:06 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Selain mengamankan sembilan orang termasuk Walikota Madiun Maidi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga mengamankan barang bukti uang senilai Rp550 juta dari kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Madiun, Jawa Timur.

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan, KPK mengamankan sembilan orang saat OTT pada Senin, 19 Januari 2026.

"Dari peristiwa tertangkap tangan ini, tim KPK mengamankan sejumlah sembilan orang," kata Asep kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa malam, 20 Januari 2026.


Kesembilan orang yang terjaring OTT, yakni Maidi (MD) selaku Wali Kota Madiun periode 2019-2024 dan 2025-2030, Rochim Ruhdiyanto (RR) selaku orang kepercayaan Maidi, Thariq Megah (TM) selaku Kepala Dinas PUPR Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Kahono Pekik (KP) selaku Sekretaris Disbudpora Pemkot Madiun, Umar Said (US) selaku Wakil Ketua Yayasan STIKES Bhakti Husada Madiun.

Selanjutnya, Edy Bachrun (EB) selaku Ketua Yayasan STIKES Bhakti Husada Madiun, Aang Imam Subarkah (IM) selaku mantan orang kepercayaan Maidi, Sri Kayatin (SK) selaku pemilik atau Direktur CV Mutiara Agung dan rekanan kepercayaan Maidi, dan Soegeng Prawoto (SG) selaku pemilik RS Darmayu dan Developer PT Hemas Buana.

Selain itu, KPK juga mengamankan barang bukti uang tunai sejumlah Rp550 juta, yang diamankan dari Rochim sebesar Rp350 juta, dan yang diamankan dari Thariq sebesar Rp200 juta.

Dari hasil pemeriksaan, KPK kemudian menetapkan tiga orang tersangka, yakni Maidi, Thariq, dan Rochim. Ketiganya langsung dijebloskan ke Rutan KPK cabang Gedung Merah Putih.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Digelar di JCC, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25

Jaksa Agung Rotasi 29 Jaksa Termasuk Dirdik Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00

Refly Harun Kawal Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45

Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43

OPM Pimpinan Kopitua Heluka Diduga Dalang Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39

Pemuda Jabar Peduli Gelar Santunan untuk Korban Pesta Rakyat Garut

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36

Gus Yahya Siap Bertarung Lagi Pertahankan Kursi Ketum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21

Selengkapnya