Berita

Relawan medis Blood For Life Foundation (BFLF) saat memeriksa kesehatan korban terdampak bencana banjir. (Foto: Dok. BFLF)

Nusantara

90 Persen Warga Kenawat Darah Tinggi Pasca Kebanjiran

SELASA, 20 JANUARI 2026 | 18:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebanyak 90 persen warga terdampak banjir di wilayah Kenawat, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah menderita tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Temuan tersebut diketahui saat pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar untuk korban terdampak pada Sabtu, 17 Januari 2026 lalu.

“Keluhan paling banyak adalah pikiran yang tidak tenang karena rumah mereka terdampak banjir. Hal ini sangat memengaruhi tekanan darah,” ujar relawan medis Blood For Life Foundation (BFLF), Sari Haslinur dikutip dari RMOLAceh, Selasa, 20 Januari 2026.


Sari menjelaskan, sebagian besar warga mengalami tekanan psikologis berkepanjangan akibat dampak bencana yang belum sepenuhnya pulih. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor utama meningkatnya tekanan darah pada warga yang menjalani pemeriksaan kesehatan.

Selain faktor stres, tim medis juga menyoroti pola konsumsi masyarakat selama masa darurat. Menurut Sari, banyak warga mengandalkan makanan sederhana seperti ikan asin yang dikonsumsi secara berlebihan, sehingga berpotensi memperburuk kondisi tekanan darah.

“Kami mengimbau agar warga mulai mengonsumsi makanan bergizi dan sehat. Asupan yang baik sangat penting untuk membantu pemulihan fisik dan mental pascabencana,” ujar Sari yang juga Dokter di Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh ini.

Ia menambahkan, dampak bencana yang melanda Aceh masih dirasakan hingga kini. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak dinilai sangat dibutuhkan agar kondisi kesehatan masyarakat terdampak dapat kembali stabil.

“Saat ini Aceh belum sepenuhnya sembuh. Semoga kebaikan terus bertumbuh agar Aceh bisa segera pulih dan bangkit dari bencana,” kata Sari.

Dalam kegiatan tersebut, BFLF tidak hanya membuka posko kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga mendistribusikan tas sekolah beserta alat tulis. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah terdampak banjir.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya