Berita

Bus Transjakarta. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Transjakarta Berencana Buka Rute Baru Bandara-Blok M

SELASA, 20 JANUARI 2026 | 13:04 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Konektivitas Transjakarta telah mencapai 92 persen. Namun pemanfaatannya oleh masyarakat masih belum maksimal atau baru menyentuh sekitar 23,4 persen.

Untuk mengejar target penggunaan transportasi umum, Pemprov DKI Jakarta berencana melakukan ekspansi rute Transjabodetabek. Pengembangan rute baru ini dilakukan untuk menyasar titik-titik dengan mobilitas pekerja dan penumpang yang tinggi, salah satunya dari Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menuju pusat kuliner Blok M.

"Maka untuk itu, saya sudah sampaikan kepada Kepala Dinas Perhubungan, untuk Transjabodetabek kita akan buka rute-rute baru. Tadi saya habis berbisik-bisik dengan Pak Dirjen, mudah-mudahan disetujui untuk dari Bandara ke Blok M," ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Kompleks Pertokoan Duta Merlin, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Januari 2026.


Rencana rute baru ini diperkirakan akan menjadi jalur favorit masyarakat, mengingat tingginya kebutuhan akses dari bandara menuju Blok M.

Selain rute tersebut, Pemprov DKI juga berencana membuka rute baru dari Cawang menuju Jababeka. Pembukaan rute ini dilakukan untuk memfasilitasi mobilitas para pekerja di kawasan Jababeka yang tinggal di Jakarta.

"Dari Cawang ke Jababeka. Kenapa itu dilakukan? Karena memang pekerja kita di Jababeka itu cukup tinggi dan kebutuhannya juga tinggi," kata dia.

Pramono mengaku tengah mematangkan rencana tersebut dan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan. Gubernur pun mendorong masyarakat untuk terus memanfaatkan transportasi umum yang telah terkoneksi dengan baik guna menekan kepadatan lalu lintas di Jakarta.

"Saya inginnya kalau masyarakat kita sudah menggunakan katakanlah 30 persen secara terus-menerus, secara signifikan, itu pasti akan mengurangi kemacetan yang ada di Jakarta," tandas Pramono.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya