Berita

Presiden Bulgaria Rumen Radev (Foto: Global News)

Dunia

Presiden Bulgaria Mundur di Tengah Krisis Politik

SELASA, 20 JANUARI 2026 | 10:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Bulgaria Rumen Radev mengumumkan pengunduran dirinya melalui pidato televisi pada Senin waktu setempat, 19 Januari 2026.

Keputusan itu langsung memicu spekulasi bahwa ia akan membentuk partai politik baru serta ikut dalam pemilihan parlemen dini.

Dalam pidatonya, Radev mengkritik keras kondisi politik Bulgaria. Ia menyebut negara itu dikuasai oleh model pemerintahan yang kejam dan oligarki, yang menurutnya telah membuat rakyat kecewa dan kehilangan kepercayaan.


“Warga Bulgaria telah berhenti memilih dan tidak lagi mempercayai media serta sistem peradilan,” kata Radev, seperti dimuat RFERL

Pengunduran diri Radev terjadi di tengah ketidakstabilan politik yang berkepanjangan. Jatuhnya pemerintahan koalisi terbaru membuat Bulgaria bersiap menghadapi pemilihan parlemen kedelapan dalam empat tahun terakhir.

Bulgaria sebelumnya diguncang gelombang protes besar pada akhir tahun lalu. Protes itu bermula dari penolakan terhadap rancangan anggaran 2026, lalu berkembang menjadi kemarahan terhadap korupsi dan pengelolaan ekonomi yang buruk. 

Tekanan publik akhirnya membuat pemerintah mundur pada 11 Desember.

Meski tidak secara terbuka menyatakan akan terjun ke politik praktis, Radev dalam beberapa bulan terakhir memberi isyarat kemungkinan membentuk gerakan politik baru. Ia mengatakan bahwa banyak orang menginginkannya.

Setelah Radev mundur dari jabatan presiden yang bersifat seremonial, Wakil Presiden Iliana Yotova diperkirakan akan menjabat sebagai kepala negara sementara hingga masa jabatan presiden berakhir akhir tahun ini.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya