Berita

Presiden RI Prabowo Subianto di London Inggris (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Akan Jadi Pembicara di World Economic Forum Davos

SENIN, 19 JANUARI 2026 | 19:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan menjadi salah satu pembicara dalam World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, usai menyelesaikan rangkaian kunjungan kenegaraan di Inggris. 

Kabar itu diungkap Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 19 Januari 2026.

“Kemudian dari situ (Inggris) beliau akan melanjutkan perjalanan ke Davos untuk menghadiri forum World Economic Forum. Dijadwalkan beliau juga akan menjadi salah satu pembicara,” paparnya. 


Menurut Prasetyo, keikutsertaan Presiden Prabowo sebagai pembicara di WEF Davos menjadi bagian penting dari strategi Indonesia untuk memperkenalkan potensi ekonomi nasional sekaligus menjajaki berbagai peluang kerja sama lintas sektor.

“Tentu di forum ekonomi dunia ini adalah bagian dari kita membuka potensi-potensi kerja sama dengan seluruh negara-negara sahabat. Saya kira itu agenda dari dua negara,” jelasnya.

Sebelum menuju Davos, Presiden Prabowo menjalani kunjungan kenegaraan ke London, Inggris pada Senin, 19 Januari 2026. 

Salah satu agenda utama dalam lawatan tersebut adalah penandatanganan kerja sama strategis di bidang kemaritiman antara Indonesia dan Inggris, khususnya pembangunan kapal-kapal tangkap ikan untuk nelayan Indonesia.

“Beliau (Prabowo) akan menandatangani maritime partnership, kerja sama di bidang kelautan untuk membangun kapal-kapal tangkap ikan untuk nelayan-nelayan kita,” ungkap Prasetyo.

Selain kerja sama maritim, Presiden Prabowo juga dijadwalkan membahas isu lingkungan bersama Raja Charles III, terutama terkait konservasi gajah di Aceh, serta menjajaki kolaborasi pendidikan tinggi dengan universitas-universitas ternama Inggris yang tergabung dalam Russell Group.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Prediksi Mossad Gagal, Netanyahu Disebut Murka ke Direktur Intelijen

Senin, 23 Maret 2026 | 13:39

Kasus Andrie Yunus Bisa Diusut Timwas Intelijen DPR

Senin, 23 Maret 2026 | 13:23

Pengamat: Trump Inkonsisten Soal Selat Hormuz

Senin, 23 Maret 2026 | 13:09

Daftar Negara yang Terancam Bangkrut Akibat Perang Iran

Senin, 23 Maret 2026 | 12:53

Gebrakan Xiaomi SU7 2026: Ludes 15 Ribu Unit dalam 34 Menit, Daya Jelajah Tembus 900 Km!

Senin, 23 Maret 2026 | 12:37

H+2 Lebaran, Emas Antam Turun Rp50 Ribu

Senin, 23 Maret 2026 | 12:35

WFH Jangan Ganggu Kinerja Perusahaan, DPR Minta Pemerintah Hati-hati

Senin, 23 Maret 2026 | 12:31

124 Perusahaan Truk Kena Sanksi Saat Lebaran, Mayoritas Pelanggaran ODOL

Senin, 23 Maret 2026 | 12:08

Menhub Siapkan Strategi Khusus Amankan Arus Balik Lebaran 1447 H Lintas Sumatra-Jawa

Senin, 23 Maret 2026 | 11:27

DJP: Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta, Lapor SPT Tahunan Capai 8,7 Juta

Senin, 23 Maret 2026 | 11:03

Selengkapnya