Berita

Prajurit TNI AU bersama tim Basarnas melakukan pencarian di lokasi jatuhnya pesawat ATR 42-500 kawasan Gunung Bulusaraung. (Foto: Dok. Basarnas)

Nusantara

Co Pilot Pesawat ATR 42-500 Terdeteksi Smartwatch, Berjalan 20 Ribu Langkah di Hutan

SENIN, 19 JANUARI 2026 | 16:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Co pilot pesawat ATR 42-500 Farhan Gunawan diyakini masih hidup pasca pesawat dinyatakan jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Pergerakan Farhan terpantau melalui ponsel yang ditemukan keluarga saat ikut melakukan pencarian. Ponsel Farhan kini dipegang kekasih Farhan, Dian Mulyana.

"Pesawat jatuh tanggal 17 (Januari), terus tanggal 18 (Januari) dilakukan pencarian dan HP Farhan dapat (ditemukan) di hutan. HP Farhan sekarang sudah dipegang sama adik saya," kata kakak kekasih Farhan, Pitri Keandedes Hasibuan dalam video yang dikutip redaksi, Senin, 19 Januari 2026.


Saat dicek, ponsel yang ditemukan ternyata terhubung dengan smartwatch milik Farhan dan tercatat ada pergerakan.

"HP dia (Farhan) terhubung dengan smartwatch-nya, dicek ternyata ada pergerakan langkah kaki Farhan, dari pagi jam 06.00 ada beberapa langkah. Ditambah lagi jam 10 sampai malam juga ada. Intinya pergerakan langkah kakinya itu makin lama makin bertambah," jelas Pitri sembari menangis.

Langkah yang terdeteksi di smartwatch semakin bertambah hingga hari ketiga sejak Farhan terdeteksi berada di kawasan hutan. Pada tanggal 18 Januari 2026, Farhan terdeteksi bergerak 9.013 langkah pada 18.53 sore. Kemudian hingga pukul 22.46 malam, langkah Farhan kembali bertambah menjadi 13.647 kali.    

"Ini hari ketiga di hutan, jadi tolong kepada Bapak Prabowo atau siapa pun, menteri-menteri di sana bisa ngasih bantuan, tolong turunkan Tim SAR lebih banyak lagi Pak, helikopter atau apalah Pak," jelasnya.

Hingga kini, belum ada keterangan lebih lanjut dari Tim SAR yang masih melakukan pencarian.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii memastikan seluruh temuan di lapangan akan dijadikan petunjuk dalam proses pencarian.

"Fokus kami saat ini pencarian terhadap korban. Pada saat kita mencari korban ternyata ditemukan bagian-bagian dari pesawat maupun benda-benda yang dimungkinkan itu milik korban, semuanya kami kumpulkan," jelas Kepala Basarnas.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya