Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: Reuters)

Dunia

Trump Undang Banyak Negara Gabung Dewan Perdamaian Gaza, Israel Keberatan

SENIN, 19 JANUARI 2026 | 11:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Amerika Serikat mengundang semakin banyak negara untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace), sebuah badan baru bentukan Presiden Donald Trump yang bertujuan mengawasi gencatan senjata dan proses rekonstruksi wilayah Gaza. 

Sedikitnya empat negara yakni Yordania, Yunani, Siprus, dan Pakistan menyatakan telah menerima undangan resmi dari Washington.

Sebelumnya, Kanada, Turki, Mesir, Paraguay, Argentina, dan Albania juga mengonfirmasi menerima undangan serupa, meski belum diketahui berapa total negara yang diajak bergabung.


Namun, Israel menyampaikan keberatan atas pembentukan komite eksekutif dewan tersebut. Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan komite itu tidak dikoordinasikan dengan Israel dan bertentangan dengan kebijakannya.

"Susunan Dewan Perdamaian Gaza bertentangan dengan kebijakan Israel dan tidak dibahas dengan pihak Israel,” demikian bunyi pernyataan Kantor PM Israel, seperti dikutip dari The Jerusalem Post, Senin, 19 Januari 2026. 

Dewan Perdamaian Gaza direncanakan beranggotakan para pemimpin dunia, dengan daftar resmi yang kemungkinan diumumkan dalam beberapa hari ke depan, bertepatan dengan World Economic Forum di Davos, Swiss. 

Badan ini akan mengawasi fase lanjutan gencatan senjata yang mulai berlaku pada 10 Oktober, termasuk pembentukan komite Palestina baru di Gaza, pengerahan pasukan keamanan internasional, pelucutan senjata Hamas, serta rekonstruksi wilayah yang terdampak perang.

Laporan Bloomberg pada Minggu, 18 Januari 2026 mengungkap rancangan Piagam Dewan Perdamaian Gaza yang belum dipublikasi. 

Dalam draft disebutkan bahwa keanggotaan permanen baru bisa dimiliki jika negara tersebut sanggup memberikan kontribusi dana untuk Dewan sebesar 1 miliar dolar AS.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya