Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

SABTU, 17 JANUARI 2026 | 11:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia terpantau menguat seiring sebagian investor menutup posisi jual (short covering) menjelang libur panjang akhir pekan Hari Martin Luther King di Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari Reuters, Sabtu 17 Januari 2026, harga minyak mentah Brent pada Jumat ditutup naik 37 sen atau 0,58 persen ke level 64,13 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), naik 25 sen atau 0,42 persen menjadi 59,44 Dolar AS per barel.

Menurut John Kilduff, mitra di Again Capital LLC, sebagian besar kenaikan harga pada Jumat terjadi karena aksi beli menjelang libur panjang. Investor cenderung tidak ingin menahan posisi jual terbuka selama pasar tutup beberapa hari, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik.


Kekhawatiran pasar sempat meningkat setelah adanya pergerakan kapal induk Angkatan Laut AS menuju Teluk Persia. Kapal induk USS Abraham Lincoln diperkirakan tiba di kawasan tersebut pekan depan setelah sebelumnya beroperasi di Laut China Selatan. Namun analis menilai kemungkinan eskalasi dalam waktu dekat relatif kecil.

Di sisi lain, potensi tambahan pasokan dari Venezuela menjadi faktor yang menahan kenaikan harga minyak lebih lanjut. Analis Price Futures Group, Phil Flynn, menyebut pasokan minyak dari Venezuela belum meningkat sebesar yang dikhawatirkan pasar, sehingga investor memilih mengamankan posisi beli menjelang akhir pekan panjang.

Jika ketegangan Iran mereda secara berkelanjutan, perhatian pasar diperkirakan kembali tertuju pada Venezuela, dengan minyak yang sebelumnya terkena sanksi berpotensi kembali mengalir ke pasar global.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya