Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Stagnan, Saham Produsen Chip Menguat

SABTU, 17 JANUARI 2026 | 08:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pergerakan saham di bursa Amerika Serikat (AS) nyaris tidak berubah dalam sesi yang bergerak variatif. 

Dikutip dari Reuters, Sabtu 17 Januari 2026, pada penutupan perdagangan Jumat, Dow Jones Industrial Average turun 83,11 poin atau 0,17 persen ke level 49.359,33. S&P 500 melemah 0,06 persen atau turun 4,46 poin ke 6.940,01, sementara Nasdaq Composite juga turun 0,06 persen atau 14,63 poin ke posisi 23.515,39. 

Secara mingguan, S&P 500 turun 0,38 persen, Nasdaq melemah 0,66 persen, dan Dow Jones terkoreksi 0,29 persen.


Dari sisi pergerakan saham, sektor kesehatan menjadi penekan terbesar di S&P 500 setelah turun 0,8 persen. 

Sebaliknya, saham-saham produsen chip menguat, dengan indeks semikonduktor naik 1,2 persen dan melanjutkan penguatan dari sesi sebelumnya. Namun, saham perbankan dan sektor keuangan masih berada di bawah tekanan, dipicu kekhawatiran pasar terhadap rencana Presiden AS Donald Trump yang mengusulkan pembatasan suku bunga kartu kredit maksimal 10 persen selama satu tahun

Investor juga cenderung berhati-hati menjelang libur Hari Martin Luther King Jr. pada Senin, saat bursa saham AS tutup. Meski pergerakan harga belakangan berada dalam rentang sempit, sebagian pelaku pasar opsi memperkirakan volatilitas akan meningkat setelah jatuh tempo opsi bulanan.

Di sisi lain, terjadi pergeseran dana dari saham-saham teknologi besar ke saham berkapitalisasi menengah dan kecil yang dinilai lebih murah. Indeks saham kecil Russell 2000 mencetak rekor penutupan tertinggi baru dan melonjak 2,04 persen sepanjang pekan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya