Berita

Anggota Komisi IV DPR Hindun Anisah. (Foto: Dokumentasi Fraksi PKB)

Politik

DPR Tagih Janji Program Ayam Merah Putih Kementan

RABU, 14 JANUARI 2026 | 17:55 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kementerian Pertanian sebelumnya menjanjikan program pemulihan peternakan, termasuk pengadaan ayam 'merah putih' yang rencananya akan direalisasikan mulai 3 Januari 2026.

Program tersebut mencakup pengembangan dan distribusi bibit ayam lokal unggul untuk menekan angka impor.

Namun, hingga pertengahan Januari, realisasi janji tersebut dinilai belum tampak dalam rencana bantuan yang disiapkan pemerintah, khususnya untuk wilayah Aceh dan Sumatera yang terdampak bencana.


Terkait itu, Anggota Komisi IV DPR Hindun Anisah mempertanyakan langsung komitmen tersebut kepada Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

Ia menekankan bahwa sektor unggas merupakan yang paling terdampak berdasarkan data yang ada, namun justru tidak muncul dalam skema bantuan pascabencana. 

"Karena di sini unggas yang terdampak ini kan menempati rekor yang tertinggi dari data yang ada. Ini tapi kami tidak melihat di rencana bantuan ini soal ternak ayam merah putih ini," kata Hindun dalam rapat kerja Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026. 

Selain menagih realisasi janji program, Legislator PKB ini juga mempertanyakan konsep pemulihan yang disiapkan Kementerian Pertanian.

Dalam kesempatan yang sama, disoroti juga jaminan stok pangan dalam tiga bulan ke depan.

Kementerian Pertanian didesak menyiapkan strategi pencegahan dan mitigasi jangka panjang agar dampak banjir terhadap pertanian dan peternakan tidak terus berulang.

"Ini juga mestinya ini juga menjadi pemikiran juga dan juga bagaimana pencegahan jangka panjang. Ini yang penting. Pencegahan jangka panjang agar tidak terjadi terutama di tiga provinsi, tetapi juga bagaimana tidak juga terjadi di daerah-daerah lain di Indonesia," pungkas Hindun.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya