Berita

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Kejar Target Swasembada Pangan

Kementan Minta Tambahan Anggaran Rp5,1 Triliun Imbas Bencana

RABU, 14 JANUARI 2026 | 17:32 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemulihan sektor pertanian pascabencana dinilai menjadi kunci menjaga target swasembada pangan nasional.

Maka dari itu, pemerintah membutuhkan tambahan anggaran di luar alokasi APBN 2026 yang sudah tersedia. 

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut bencana alam di sejumlah wilayah berdampak langsung terhadap lahan produksi dan berpotensi menekan capaian pangan jika tidak segera ditangani.


Dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026, Amran menjelaskan bahwa Kementerian Pertanian telah menyiapkan anggaran pemulihan pascabencana sebesar Rp1,49 triliun yang bersumber dari APBN 2026.

Anggaran Rp1,49 triliun tersebut, kata Amran, dialokasikan untuk rehabilitasi lahan sawah dan irigasi sebesar Rp736,21 miliar, bantuan benih tanaman pangan Rp68,6 miliar, rehabilitasi kawasan perkebunan Rp50,46 miliar, serta penyediaan alat dan mesin pertanian tanpa pupuk dan pestisida senilai Rp641,25 miliar. 

"Alokasi bantuan-bantuan tersebut kami prioritaskan pada wilayah-wilayah yang paling terdampak di ketiga provinsi, khususnya lahan sawah yang rusak ringan, sedang,” bebernya.

Namun, menurut Amran, kebutuhan pemulihan sektor pertanian di wilayah terdampak bencana masih jauh lebih besar.

Ia memperkirakan diperlukan tambahan anggaran sebesar Rp5,1 triliun untuk pemulihan sektor pertanian di Provinsi Aceh dan Sumatera Barat yang harus dilakukan secara komprehensif. 

Amran menjelaskan, usulan tambahan anggaran itu difokuskan pada rehabilitasi sawah senilai Rp3,4 triliun, rehabilitasi kawasan perkebunan Rp456,4 miliar, bantuan benih hortikultura Rp19,1 miliar, pakan ternak Rp262,8 miliar, sarana dan prasarana Rp674,7 miliar, serta rehabilitasi bangunan dasar penunjang dan kebutuhan lain sebesar Rp291 miliar.

Ia menekankan bahwa dukungan anggaran tambahan diperlukan agar pemulihan pascabencana berjalan seiring dengan program prioritas pangan.

"Untuk itu, diperlukan dukungan tambahan anggaran di luar kapasitas yang ada saat ini, mengingat program-program prioritas lainnya dalam rangka mencapai dan menjaga swasembada pangan berkelanjutan harus tetap berjalan," pungkas Amran.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya