Berita

Ilustrasi pelecehan seksual. (Foto: repro @rmolsumsel)

Nusantara

Dosen UMP Diduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi Dinonaktifkan

RABU, 14 JANUARI 2026 | 16:59 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Rektorat Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) akhirnya bertindak. Oknum dosen Fakultas Hukum berinisial HM resmi dinonaktifkan menyusul dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi.

“Saya sudah menerima laporan tim investigasi. Untuk sementara yang bersangkutan dinonaktifkan dari semua kegiatan akademik,” ujar Rektor UMP Abid Djazuli, dilansir RMOLSumsel.

Abid memastikan, perkara dugaan pelecehan kini ditangani Polrestabes Palembang. Kampus, kata dia, tak akan ragu menjatuhkan sanksi paling berat jika proses hukum membuktikan HM bersalah.


“Ini sudah masuk ranah hukum. Kalau terbukti bersalah, tidak perlu lagi bicara etik-etik, pasti diberhentikan,” tegasnya.

Sikap rektorat disambut positif pihak korban. Kuasa hukum korban, M Novel Suwa, menilai keputusan kampus mencerminkan keberpihakan pada korban.

“Kami mengapresiasi langkah tegas rektor. Ini juga menjadi sinyal bahwa kampus melihat dugaan peristiwa itu memang terjadi,” ujar Novel.

Kuasa hukum HM, Amin Rais, menyatakan kliennya menghormati kebijakan kampus. Namun ia menegaskan, penonaktifan itu bersifat administratif dan belum bisa dimaknai sebagai penetapan kesalahan.

“Ini langkah administratif sementara. Kami tetap menghormati proses internal kampus dan mendukung proses hukum yang berjalan,” kata Amin.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya