Berita

Menlu Sugiono (Foto: Kemlu RI)

Dunia

Kemlu Berhasil Pulangkan 27.768 WNI dari Situasi Krisis Sepanjang 2025

RABU, 14 JANUARI 2026 | 15:23 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat keberhasilan memulangkan 27.768 warga negara Indonesia (WNI) dari berbagai situasi krisis sepanjang tahun 2025.

Capaian tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam Pidato Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 yang digelar di Ruang Nusantara, Kementerian Luar Negeri RI, Rabu, 14 Januari 2026.

Dikatakan Menlu, pemulangan tersebut mencakup WNI yang terjebak di wilayah konflik bersenjata hingga yang menjadi korban kejahatan transnasional seperti penipuan daring.


“Dan sepanjang tahun 2025, Indonesia telah memulangkan 27.768 Warga Negara Indonesia dari berbagai situasi krisis. Mulai dari konflik bersenjata hingga kejahatan transnasional seperti online scam dan judi daring,” ujar Sugiono.

Ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh perwakilan RI di luar negeri yang terlibat langsung dalam upaya pembebasan, penyelesaian persoalan, serta pemulangan WNI ke Tanah Air.

“Percayalah apa yang saudara lakukan menunujukan bahwa negara, bahwa Pemerintah Republik Indonesia, hadir untuk melindungi warga negaranya dimanapun berada,” tegasnya.

Ke depan, Sugiono menegaskan Kemlu akan terus memperkuat perlindungan WNI melalui penguatan kemitraan, kesiapsiagaan perwakilan, sistem peringatan dini, serta digitalisasi layanan.

Selain itu, Kemlu juga memprioritaskan pemberdayaan diaspora sebagai subjek pembangunan dan aset ketahanan nasional, termasuk melalui pembentukan unit kerja khusus.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya