Berita

E-Voting yang diterapkan di dalam pemilihan kepala desa (Pilkades). (Foto: Istimewa)

Politik

E-Voting di Pilkada Patut Dipertimbangkan

RABU, 14 JANUARI 2026 | 14:25 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Usulan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengenai penggunaan pemungutan suara elektronik (e-voting) dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) dinilai layak dipertimbangkan sebagai salah satu solusi untuk menekan tingginya biaya politik.

Pengamat politik Yusak Farchan menilai, diskusi seputar model pelaksanaan Pilkada yang mulai memanas saat ini dapat menjadi bahan masukan penting bagi revisi Undang-Undang (UU) Pilkada.

"Gagasan PDIP agar pilkada menggunakan e-voting juga inovatif dan perlu dipertimbangkan untuk menekan tingginya cost politik," ujar Yusak kepada RMOL, Rabu 14 Januari 2026. 


Menurut Yusak, pemikiran PDIP menghadirkan wacana pembanding yang penting, khususnya terkait isu pilkada yang diserahkan kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), yang belakangan banyak diperbincangkan.

"Sebagai partai penyeimbang, PDIP bisa memimpin perlawanan politik atas pertarungan gagasan mengenai pilkada," tambahnya.

"Bukan soal kalah menang, tetapi soal konstruksi berpikir yang konstitusional serta pembelaan terhadap hak-hak politik rakyat," katanya lagi. 

Lebih lanjut, magister ilmu politik Universitas Nasional (UNAS) ini menilai, PDIP memberikan opsi yang tidak langsung mengubah pilkada langsung menjadi sistem tertutup.

"PDIP tidak langsung loncat untuk mengganti sistem pemilihan, sebagaimana sikap mayoritas partai di parlemen, tetapi berupaya membenahi akar masalah terkait tingginya biaya Pilkada langsung," jelas Yusak.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya