Berita

Platform X (RMOL/Reni Erina)

Dunia

Guru di AS Ramai-Ramai Tinggalkan X

RABU, 14 JANUARI 2026 | 10:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

 American Federation of Teachers (AFT), serikat guru terbesar di Amerika Serikat, secara resmi menyatakan berhenti menggunakan platform media sosial X (dahulu Twitter). Keputusan tegas ini diambil sebagai bentuk protes atas maraknya penyebaran konten seksual anak berbasis kecerdasan buatan (AI) di platform tersebut.

Presiden AFT, Randi Weingarten, mengungkapkan bahwa platform milik Elon Musk tersebut kini telah menjadi lingkungan yang tidak aman bagi pendidik dan siswa. 

Beberapa poin utama yang mendasari keputusan ini adalah; penyalahgunaan AI Grok. Weingarten menyoroti fitur chatbot AI milik X, Grok, yang digunakan untuk menghasilkan gambar hiper-realistis anak-anak di bawah umur dalam pose seksual tanpa pengaman (safeguards) yang memadai.


Kemudian titik uncak toleransi, meski kondisi X dinilai terus memburuk sejak 2022 karena maraknya ekstremisme dan perundungan, munculnya gelombang gambar AI yang merendahkan perempuan dan anak-anak menjadi "titik terakhir" bagi organisasi ini.

Isu Keselamatan Anak, AFT menilai platform tersebut kini "menjijikkan" dan berbahaya bagi keselamatan digital anak-anak, sehingga tidak lagi layak digunakan sebagai sarana komunikasi organisasi.

“Mulai besok, kami tidak akan lagi menggunakan Twitter atau X. Generator gambar AI Grok, tanpa pengaman apa pun, adalah titik terakhir bagi kami,” tegas Randi Weingarten.

Sebagai organisasi yang mewakili 1,8 juta pekerja pendidikan, langkah AFT ini merupakan pukulan signifikan bagi kredibilitas X di sektor edukasi. Meskipun X telah melakukan pembaruan agar hasil gambar AI tidak muncul di linimasa publik, AFT menganggap langkah tersebut belum cukup karena teknologi tersebut masih memungkinkan proses manipulasi digital yang merusak.

Hingga saat ini, pihak X belum memberikan tanggapan resmi terkait pemutusan hubungan yang dilakukan oleh salah satu serikat buruh terbesar di AS tersebut.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya