Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Langkah PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD Patut Diapresiasi

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 16:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sikap Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terkait model pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung dinilai sebagai kemajuan dalam berdemokrasi.

Founder Citra Institute, Yusak Farchan menuturkan, sikap Megawati dan PDIP yang secara tegas menolak model Pilkada tidak langsung patut direspons positif oleh publik.

"Sikap politik PDIP menolak pilkada oleh DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) patut diapresiasi. PDIP membaca dan mendengar dengan baik apa keinginan rakyat," ujar Yusak kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL di Jakarta, Selasa, 13 Januari 2026.


Menurutnya, Megawati telah menunjukkan ketokohannya sebagai seorang demokrat yang basis pijakannya adalah konstitusi 

"Soal pemilihan kepala daerah, saya kira pemikiran Megawati-PDIP lebih progresif," tuturnya.
 
Lanjut dia, sikap Megawati dan PDIP jelas berbeda dengan salah satu partai ternama nasional dan juga mantan presiden yang baru-baru ini ikut berkomentar soal pilkada oleh DPRD.

"(Sikap Megawati berbeda) jika dibanding SBY-Demokrat, yang putar haluan mendukung pilkada oleh DPRD karena pertimbangan taktis politis jangka pendek,"pungkas Yusak.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Ambang Batas Parlemen Moderat Cukup 2,5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 20:04

Eks Kepala PPATK: Demutualisasi BEI Kebutuhan Mendesak, Faktor Pertemanan Permudah Penyimpangan

Senin, 02 Februari 2026 | 19:50

Ribuan Warga Kawanua Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Nuansa Budaya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Catat! Ini 9 Sasaran Operasi Keselamatan Jaya 2026 dan Besaran Dendanya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Prabowo Terima Dirut Garuda dan Petinggi Embraer di Istana, Bahas Apa?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:41

Menkeu Purbaya Singgung Saham Gorengan Saat IHSG Anjlok, Apa Itu?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:29

Alur Setoran Kades dan Camat ke Sudewo Ditelisik KPK

Senin, 02 Februari 2026 | 19:23

Horor Sejarah Era Jim Crow

Senin, 02 Februari 2026 | 19:14

10 Surat Tanah yang Tidak Berlaku Lagi mulai Februari 2026

Senin, 02 Februari 2026 | 19:12

5 Takjil Khas Daerah Indonesia Paling Legendaris

Senin, 02 Februari 2026 | 18:53

Selengkapnya