Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Harga Emas dan Perak Tembus Rekor Tertinggi di Tengah Ketegangan Politik AS

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 07:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange melonjak ke level tertinggi baru pada perdagangan Senin 13 Januari 2026 atau Selasa dini hari WIB.

Kenaikan tajam ini dipicu oleh kepanikan investor yang mencari aset aman (safe-haven) akibat konflik terbuka antara Presiden AS Donald Trump dan Ketua Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell.

Emas spot melambung 2,2 persen menjadi 4.609,58 per ons, setelah sebelumnya menyentuh rekor tertinggi 4.629,94 Dolar AS per ons. Sementara, harga emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman Februari ditutup melonjak 2,5 persen menjadi 4.614,70 per ons.


Peningkatan harga ini dipengaruhi oleh konflik Trump vs The Fed. Pemerintahan Trump mengancam akan mendakwa Jerome Powell atas isu renovasi gedung bank sentral. Powell menyebut hal ini sebagai taktik politik agar Trump bisa mengendalikan kebijakan suku bunga.

Meski The Fed diprediksi menahan suku bunga pada akhir Januari, pasar meyakini akan ada dua kali pemangkasan lagi tahun ini. Suku bunga rendah membuat emas menjadi investasi yang lebih menarik.

Ketegangan di Iran, pergantian kepemimpinan di Venezuela, hingga isu akuisisi Greenland menambah kekhawatiran pasar global.

Michael Haigh dari Societe Generale mencatat bahwa ketidakpastian baru yang muncul setiap pekan membuat reli harga emas sulit terbendung dalam waktu dekat. Sementara itu, Ned Naylor-Leyland dari Jupiter Asset Management menjelaskan bahwa harga perak melonjak lebih agresif karena ukuran pasarnya yang lebih kecil sehingga sangat sensitif terhadap arus modal masuk.

Perak spot mencetak rekor sejarah di 85,39 Dolar AS per ons atau naik 6,8 persen.

Platinum naik 3 persen menjadi 2.342,10 Dolar AS dan Paladium naik 2,5 persen menjadi 1.861,44 Dolar AS. 

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Jauhkan Anasir Politik dari Persidangan Roy Suryo Cs

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:18

Legislator PDIP Soroti Prinsip Gotong Royong Koperasi Buntut Meninggalnya Dua Calon Manajer KDMP

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12

Saham Teknologi Seret Nasdaq dan S&P 500

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:03

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Emas Jatuh 3,3 Persen, Investor Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:46

DAX Tertekan Anjloknya Rheinmetall, Bursa Eropa Bergerak Mixed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:30

Jejak Karir Listyo Sigit Diungkap dalam Buku 'Sang Arsitek Presisi Polri'

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:28

Misteri Rp250 Juta KDM, Taufik Hidayat Sudah Ditangkap, Eh ... Hadiahnya Malah Buron

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:00

Merayakan Hari Pelaut sebagai Sandera

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:55

Tanpa Nurani

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:33

Selengkapnya