Berita

Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto (tengah). (Foto: RMOL/ Faisal Aristama)

Politik

PDIP Kawal Netralitas TNI-Polri dari Politik Praktis

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 03:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berkomitmen menjaga netralitas TNI dan Polri dari kepentingan politik praktis.

Penegasan itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, dalam konferensi pers seusai Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP 2026 di Jakarta, Senin 12 Januari 2026.

"Kekuasaan di dalam sistem demokrasi hasil reformasi menempatkan TNI sebagai kekuatan pertahanan, bukan instrumen politik kekuasaan politik praktis," kata Hasto.


Lebih lanjut, Hasto menyatakan PDIP memiliki cita-cita untuk membangun TNI yang profesional dan disegani dalam misi perdamaian dunia, serta mendukung modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista). 

Mengenai Polri, Hasto menekankan pentingnya lembaga tersebut tidak menjadi alat untuk kepentingan elektoral, sembari mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang membentuk tim reformasi Polri.

"Kami memberikan dukungan dalam keputusan dari Presiden Prabowo untuk melakukan reformasi Polri. Kami memberikan suatu kerangka-kerangka dari aspek konstitusi," kata Hasto.

Hasto juga mengingatkan tentang bahaya sinyal-sinyal otoritarianisme dengan merujuk pada fenomena authoritarian populism.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya