Berita

Kepala Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral PP KAMMI, Wahyu Andrie Septyo. (Foto: Dok. KAMMI)

Politik

PP KAMMI:

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 23:23 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) tidak ragu mendukung Peresmian Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kepala Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral PP KAMMI, Wahyu Andrie Septyo, menegaskan bahwa RDMP Balikpapan merupakan salah satu proyek kilang terbesar dan paling strategis dalam agenda penguatan industri energi nasional.

Kata dia, langkah ini sejalan dengan amanat Pasal 33 ayat (2) dan ayat (3) UUD 1945, yang menegaskan bahwa: ayat (2) cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara; dan ayat (3) bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.


"RDMP Balikpapan adalah tonggak penting menuju kemandirian dan ketahanan energi nasional," ujar Wahyu dalam keterangan tertulis, Senin 12 Januari 2026.

Menurutnya, dengan peningkatan kapasitas pengolahan kilang dari sekitar 260 ribu barel per hari menjadi hingga 360 ribu barel per hari, Indonesia memiliki peluang besar untuk menekan ketergantungan impor BBM dan memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian global.

Secara perencanaan, RDMP Balikpapan dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan kompleksitas kilang nasional, menghasilkan BBM berkualitas tinggi setara standar Euro V yang lebih ramah lingkungan, mengurangi impor BBM yang selama ini membebani neraca perdagangan dan APBN, serta meningkatkan nilai tambah sektor minyak dan gas bumi di dalam negeri.

Menurut Wahyu, produksi BBM yang lebih berkualitas melalui standar Euro V merupakan langkah awal yang positif dalam menurunkan emisi dan meningkatkan kualitas lingkungan. 

Namun demikian, masih kata Wahyu, PP KAMMI menegaskan bahwa keberhasilan RDMP Balikpapan tidak boleh hanya diukur dari capaian teknis dan ekonomi semata.

"Melainkan harus memenuhi prinsip keselamatan, keadilan, dan tata kelola yang bersih," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya