Berita

Kolase dua tersangka pencemaran nama baik terkait isu ijazah Jokowi, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.(Foto: Dokumentasi RMOL)

Presisi

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 23:21 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Dua tersangka kasus pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis mengajukan permohonan keadilan restoratif (restorative justice/RJ).

Hal ini disampaikan Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin kepada wartawan, Senin 12 Januari 2026.

"Masih dalam proses RJ-nya ya. Iya (sudah dilayangkan permohonannya)," kata Iman.


Iman mengatakan, proses restorative justice tersebut masih menunggu kesediaan kedua belah pihak, yakni pelapor maupun terlapor.

"Kami akan fasilitasi sebagaimana Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) maupun KUHAP kita," kata Iman.

Sebagaimana diketahui, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis merupakan dua dari delapan orang tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.

Namun Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis pada Kamis 8 Januari 2026, sudah mendatangi kediaman Jokowi di Sumber, Solo, Jawa Tengah, untuk bersilaturahmi.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya