Berita

Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat dan Sekolah Rakyat Terpadu di Kalimantan Selatan, Senin, 12 Januari 2026. (Foto: Dok. BNI)

Bisnis

BNI Ikut Perkuat Program Sekolah Rakyat

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 18:31 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI turut mendukung program pemerataan pendidikan nasional melalui Sekolah Rakyat. BNI akan terlibat penguatan ekosistem layanan keuangan inklusif dan tata kelola administrasi pendidikan yang modern, transparan, dan berbasis digital.

BNI menyediakan Agen46 Mini Bank, bank sampah, pembukaan rekening siswa, serta kartu siswa berbasis reader untuk absensi elektronik Sekolah Rakyat.

Tak hanya itu, BNI juga menyiapkan sistem pengelolaan penyaluran dana dari Kementerian Sosial (Kemensos) ke sekolah, payroll guru, transaksi mitra (catering dan laundry), serta dashboard monitoring keuangan sekolah yang seluruhnya cashless melalui QRIS dan BNIdirect.


"Melalui dukungan ini, BNI ingin memastikan pengelolaan administrasi pendidikan di Sekolah Rakyat berjalan modern, transparan, dan efisien," kata Direktur Kelembagaan BNI, Eko Setyo Nugroho, Senin, 12 Januari 2026.

Contoh implementasi terlihat di Sekolah Rakyat 9 Banjarbaru yang dilengkapi sarana pembelajaran dan penunjang, seperti gedung pendidikan, aula serbaguna, GOR, musala, amphitheater, hingga ruang makan, guna mendukung proses belajar yang berkelanjutan.

Hal ini sejalan dengan langkah Presiden Prabowo Subianto yang telah meresmikan 166 Sekolah Rakyat dan Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan hari ini.

Peluncuran ini dihadiri jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan kementerian/lembaga, serta perwakilan BUMN, termasuk BNI.

"Terima kasih semuanya. Kita telah mewujudkan upaya ini melalui program Sekolah Rakyat. Saya terus terang merasa bahagia dan cukup terharu melihat dampak nyata dari upaya bersama ini," ujar Prabowo dalam sambutannya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya