Berita

Mensesneg Prasetyo Hadi (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Istana: 166 Sekolah Rakyat Bukti Negara Hadir Putus Rantai Kemiskinan

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 17:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam memutus rantai kemiskinan. 

Hal itu disampaikan Prasetyo usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin, 12 Januari 2026. 

Prasetyo menjelaskan, dari 166 sekolah yang telah beroperasi, sekitar 15 ribu siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA telah mengikuti pembelajaran. 


Prasetyo menekankan bahwa sekolah ini memang dirancang khusus untuk menjangkau kelompok masyarakat yang berada di lapisan ekonomi paling rentan.  

“Sekolah Rakyat ini memang khusus diperuntukkan bagi saudara-saudara kita yang berada di level yang paling membutuhkan atau paling sulit secara ekonomi,” ujarnya.  

Lebih lanjut, ia mengakui bahwa ide Sekolah Rakyat sempat diragukan oleh sejumlah pihak. Namun pemerintah tetap berkomitmen mewujudkannya sebagai bukti nyata bahwa negara hadir dan tidak meninggalkan rakyat kecil.  

"Tetapi terus terang hari ini tidak hanya sekadar meresmikan beroperasinya Sekolah Rakyat, tetapi hari ini juga menjadi momentum bagi kita seluruh bangsa Indonesia bahwa negara hadir, pemerintah hadir,” ujar Prasetyo.  

Menurutnya, peresmian 166 Sekolah Rakyat menjadi simbol keberanian pemerintah untuk berpikir di luar kebiasaan (out of the box) demi mencari solusi konkret bagi persoalan kemiskinan.  

"Kita juga harus berpikir berani dan berpikir out of the box untuk memutus rantai kemiskinan. Kita tidak bisa menunggu. Oleh karena itulah kita memberanikan diri untuk mewujudkan Sekolah Rakyat ini," kata Prasetyo.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya