Berita

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Banjir Kepung Jakarta, Kinerja Kadis SDA Dipertanyakan

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 16:16 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Senin dini hari, 12 Januari 2026, menyebabkan sejumlah ruas jalan terendam banjir.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, mendapat sorotan dari publik terkait penanganan banjir yang dinilai belum maksimal.

"Kepala Dinas SDA Ika Agustin Ningrum gagal menanggulangi banjir di Jakarta. Akibat banjir yang meluas, kemacetan panjang terjadi di berbagai titik,” kata Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Endriansah kepada redaksi.


Endriansah menegaskan, Kadis SDA tidak boleh hanya berbicara, tetapi harus menunjukkan hasil nyata. Karena selama hampir tiga tahun menjabat, jumlah titik banjir justru bertambah.

"Banyak PNS dengan latar belakang teknis yang lebih berpengalaman dan layak untuk menangani masalah banjir di Jakarta,” kata Endriansah.

Menurut Endriansah, banjir yang terjadi hari ini baru disebabkan oleh curah hujan, sementara Jakarta masih menghadapi ancaman yang jauh lebih besar, yakni penurunan muka tanah dan tekanan air laut di wilayah pesisir utara.

“Kalau hujan saja Jakarta sudah tenggelam, bagaimana nanti menghadapi penurunan tanah dan rob dari laut? Ini alarm keras kegagalan pengelolaan SDA,” kata Endriansah.

FPPJ juga menyoroti besarnya anggaran pengendalian banjir yang mencapai triliunan rupiah setiap tahun, namun tidak memberikan dampak signifikan bagi keselamatan warga.

“Anggaran besar habis, tapi rakyat tetap kebanjiran. Yang rapi hanya laporan, yang tenggelam masyarakat,” pungkas Endriansah.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya