Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Stok Melimpah, Harga CPO Tertahan di Level Stagnan

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 16:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak sawit mentah (CPO) bergerak mendatar pada perdagangan Senin 12 Januari 2026 di Bursa Malaysia Derivatives. Pasar tengah berupaya menyeimbangkan data pasokan yang melimpah dengan sinyal pemulihan ekspor. 

Kontrak acuan pengiriman Maret hanya menguat tipis ke level 4.039 Ringgit per metrik ton, terjepit di antara sentimen positif dari kenaikan harga minyak kedelai di bursa global dan tekanan internal dari dalam negeri Malaysia.

Laporan terbaru Malaysian Palm Oil Board (MPOB) menunjukkan bahwa stok nasional melonjak hingga 3,05 juta metrik ton pada Desember lalu, mencapai titik tertinggi dalam tujuh tahun terakhir akibat produksi yang terus melampaui permintaan. 


Meski tumpukan persediaan ini menekan harga, pelemahan lebih dalam tertahan oleh performa ekspor awal Januari yang melesat hampir 30 persen. Selain itu, kenaikan harga minyak mentah dunia akibat ketegangan geopolitik di Iran turut memberikan napas bagi CPO, karena memperkuat daya tarik sawit sebagai bahan baku biodiesel.

Namun, ruang penguatan harga tetap terbatas. Selain proyeksi pasar yang mengkhawatirkan kelebihan pasokan global, penguatan mata uang ringgit terhadap dolar AS membuat harga beli bagi importir asing menjadi lebih mahal. Para analis memperkirakan harga CPO masih akan berada di bawah tekanan hingga tren produksi tinggi di perkebunan mulai melandai.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya