Berita

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (Tangkapan layar RMOL dari akun X @TVPWorld)

Dunia

Dukung Demonstran, Trump Pertimbangkan Kirim Militer ke Iran

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 14:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Washington sedang mempertimbangkan “opsi yang sangat kuat” terhadap Iran menyusul tindakan keras pemerintah Iran terhadap gelombang demonstrasi anti-pemerintah, salah satunya kemungkinan intervensi militer.

Berbicara kepada wartawan di atas pesawat Air Force One pada Minggu malam, 11 Januari 2026, waktu setempat, Trump menegaskan pemerintahannya memantau situasi di Iran dengan sangat serius.

“Kami melihat ini dengan sangat serius. Militer juga sedang meninjaunya, dan kami sedang mempertimbangkan beberapa opsi yang sangat kuat. Kami akan membuat keputusan,” kata Trump, dikutip dari Al-Jazeera, Senin 12 Januari 2026.


Trump juga mengklaim bahwa para pemimpin Iran telah menghubungi AS untuk “bernegosiasi” setelah ancaman aksi militer dilontarkan. Menurutnya, sebuah pertemuan sedang disiapkan. Namun, ia menambahkan bahwa AS bisa saja bertindak sebelum pertemuan tersebut terlaksana. Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari Teheran.

Sebelumnya, para pemimpin Iran memperingatkan keras agar tidak ada campur tangan militer asing. Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, mengatakan bahwa jika Iran diserang, maka Israel serta seluruh pangkalan dan kapal militer AS akan menjadi target yang sah.

Gelombang protes di Iran dimulai pada 28 Desember, ketika para pedagang di Grand Bazaar Teheran menutup toko mereka sebagai protes terhadap anjloknya nilai mata uang rial. 

Trump dijadwalkan bertemu para penasihat seniornya pada Selasa untuk membahas opsi terhadap Iran. Menurut laporan media AS, opsi yang dibahas mencakup serangan militer, penggunaan senjata siber rahasia, pengetatan sanksi, hingga dukungan daring bagi kelompok anti-pemerintah.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya