Berita

Jet F-16 (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Reuters)

Dunia

Rusia Klaim Tembak Jatuh Jet F-16 Buatan AS Pakai Rudal S-300

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 07:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia mengklaim pasukan pertahanan udaranya berhasil menembak jatuh pesawat tempur F-16 buatan Amerika Serikat (AS) yang dioperasikan oleh Ukraina dengan menggunakan sistem rudal pertahanan udara S-300.

Dalam wawancara yang ditayangkan di stasiun televisi Russia-1 pada Minggu, 11 Januari 2026, komandan dengan nama sandi Sever mengatakan kepada jurnalis Vladimir Solovyov bahwa pesawat F-16 itu merupakan target paling berharga yang pernah dihadapi unitnya.

Ia menjelaskan bahwa S-300 menembakkan dua rudal ke arah pesawat tersebut. Rudal pertama merusak jet, sementara rudal kedua menghancurkannya sepenuhnya.


“Kami membutuhkan waktu lama untuk mempersiapkan operasi ini. Kami melacak dan mengantisipasinya. Musuh membanggakan bahwa pesawat-pesawat ini tidak bisa dihancurkan. Nyatanya, mereka jatuh dari langit seperti pesawat lainnya,” ujar Sever, dikutip dari RT, Senin 12 Januari 2026.

Namun, Sever tidak menyebutkan secara rinci kapan dan di mana pesawat F-16 itu ditembak jatuh.

Ukraina mulai menerima jet tempur F-16 dari negara-negara Barat pada Agustus 2024. Sejak saat itu, Kiev telah mengonfirmasi kehilangan empat pesawat F-16 dalam pertempuran.

Menurut laporan Business Insider, Ukraina sejauh ini telah menerima 44 dari total 87 jet F-16 yang dijanjikan oleh negara-negara pendukungnya di Eropa.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya