Ketua Komisi III DPR Habiburokhman. (Foto: Dokumentasi RMOL)
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman. (Foto: Dokumentasi RMOL)
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman memastikan Pandji tidak bisa dipidana melalui upaya kriminalisasi yang sewenang-wenang.
Sebab, KUHP baru kini menganut asas dualistis, mewajibkan penegak hukum bukan hanya melihat unsur pasal, tapi juga niat jahat pelakunya. Hal ini tertuang dalam Pasal 36 dan Pasal 54, serta Pasal 53 yang mewajibkan hakim memprioritaskan keadilan di atas kepastian hukum.
Populer
Jumat, 04 September 2026 | 20:28
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Kamis, 10 September 2026 | 05:04
Kamis, 03 September 2026 | 14:46
Selasa, 08 September 2026 | 15:34
Sabtu, 05 September 2026 | 16:59
Sabtu, 05 September 2026 | 19:53
UPDATE
Minggu, 13 September 2026 | 18:04
Minggu, 13 September 2026 | 17:39
Minggu, 13 September 2026 | 17:16
Minggu, 13 September 2026 | 17:02
Minggu, 13 September 2026 | 16:50
Minggu, 13 September 2026 | 16:49
Minggu, 13 September 2026 | 16:46
Minggu, 13 September 2026 | 16:27
Minggu, 13 September 2026 | 16:21
Minggu, 13 September 2026 | 16:02