Berita

Ilustrasi. (Foto: AFP)

Global

AS Gempur ISIS di Suriah

MINGGU, 11 JANUARI 2026 | 18:14 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pasukan Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan skala besar terhadap kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Suriah. 

Operasi militer ini dilakukan sebagai respons atas tewasnya tiga warga AS dalam serangan yang terjadi pada Desember 2025.

“Sejumlah serangan telah dilancarkan dengan sasaran ISIS di berbagai wilayah Suriah,” kata Komando Pusat AS (CENTCOM) pada Minggu 11 Januari 2026.


Dalam unggahan di media sosial, CENTCOM menyertakan video buram dari udara yang memperlihatkan sejumlah ledakan terpisah. Kantor berita AFP menyebut ledakan-ledakan itu tampak terjadi di kawasan pedesaan.

Serangan ini merupakan bagian dari Operasi Hawkeye Strike yang diluncurkan sebagai respons langsung terhadap serangan ISIS yang mematikan terhadap pasukan AS dan Suriah di Palmyra,” kata CENTCOM.

Namun, CENTCOM tidak merinci lokasi spesifik dari serangan tersebut.

Adapun insiden di Palmyra terjadi pada 13 Desember, ketika dua tentara AS dan seorang penerjemah sipil AS tewas setelah diserang oleh seorang penembak tunggal. Washington menyebut pelaku sebagai militan ISIS yang beraksi di wilayah yang dikuasai kelompok tersebut.

Namun, Kementerian Dalam Negeri Suriah memberikan versi berbeda. Otoritas setempat menyatakan penembak tersebut merupakan anggota pasukan keamanan Suriah yang akan dipecat karena terpapar ekstremisme.

Menanggapi serangan balasan tersebut, Menteri Perang/Pertahanan AS Pete Hegseth menegaskan sikap Washington. 

“Kami tidak akan pernah lupa, dan tidak akan pernah menyerah,” kata Hegseth dalam unggahan di media sosial.

Sebelumnya, AS dan Yordania juga telah melancarkan serangkaian serangan pada bulan lalu sebagai tindak lanjut atas insiden di Palmyra. CENTCOM menyebut saat itu terdapat “lebih dari 70 target” yang berhasil dihantam.

Personel AS yang menjadi sasaran serangan di Palmyra diketahui tengah mendukung Operasi Inherent Resolve, yakni upaya koalisi internasional untuk memerangi ISIS.

Presiden AS Donald Trump bereaksi keras atas tewasnya dua tentara dan satu warga sipil AS tersebut. Ia menuding ISIS sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan di Suriah.

“Ini adalah serangan ISIS terhadap AS dan Suriah, di wilayah Suriah yang sangat berbahaya, yang tidak sepenuhnya dikuasai oleh mereka. Presiden Suriah Ahmed Al Sharaa sangat marah dan terganggu oleh serangan ini. Akan ada pembalasan yang sangat serius!” tegasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya