Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (Foto RMOL)

Politik

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

MINGGU, 11 JANUARI 2026 | 14:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pidato Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam pembukaan Rakernas I dan HUT ke-53 Partai menarik simpati kalangan kader muda banteng. 

Di tengah hiruk-pikuk politik nasional, Megawati dinilai semakin menujukkan empati terhadap bencana alam dan isu perubahan iklim ketimbang politik praktis.

Politikus Muda PDIP, Muhammad Syaeful Mujab menilai sikap tersebut menunjukkan level kenegarawanan yang tinggi. Alih-alih terjebak dalam narasi politik praktis, Megawati justru memberikan perhatian mendalam pada musibah banjir bandang di Sumatera Barat.


"Di saat situasi bencana melanda, Ibu Megawati memilih untuk tidak fokus bicara politik kekuasaan. Ini adalah sikap kenegarawanan yang luar biasa," ujar Mujab dalam konferensi pers di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta, Minggu, 11 Januari 2026.

Mujab menegaskan bahwa perhatian Megawati terhadap lingkungan bersifat konsisten. Ia mengutip pesan Megawati pasca bertemu Paus Fransiskus, yang menyebut bahwa perubahan iklim saat ini lebih menyeramkan daripada perang.

"Sebagai negara kepulauan, Indonesia butuh mitigasi yang tepat. Pidato Bu Mega menunjukkan concern pada keadilan antargenerasi. Bagaimana kita hari ini bertanggung jawab agar generasi mendatang tetap memiliki alam yang layak," jelasnya.

Nilai kearifan lokal Jawa, Memayu Hayuning Bawana (memperindah keindahan dunia), menjadi roh dalam pidato tersebut. Menurut Mujab, ini adalah pengingat bahwa menjaga alam berarti memastikan alam menjaga manusia.

Politikus Muda PDIP lainnya, Mega Putri Novia, menambahkan bahwa kekhawatiran Megawati terhadap eksploitasi alam di Sumatera merupakan refleksi dari ajaran Bung Karno sejak tahun 1946.

"Bu Mega sangat khawatir dengan kondisi lingkungan kita. Beliau selalu mengingatkan anak muda untuk tidak melakukan eksploitasi. Sejak 1946, Bung Karno sudah menghubungkan ketahanan pangan dengan kelestarian hutan dan sumber air," kata Mega.

Bagi Mega, pesan ini adalah panggilan bagi anak muda untuk bergerak menciptakan tata kelola negara yang lebih amanah dan pro-rakyat.

"Tantangannya adalah bagaimana anak muda berkontribusi mengubah yang tidak amanah menjadi amanah, demi menjaga keberlanjutan lingkungan kita," tandasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya