Berita

Ilustrasi (Foto: Visual Capitalist)

Politik

Venezuela Kuasai 17 Persen Cadangan Minyak Dunia, Tapi Produksinya Rendah

MINGGU, 11 JANUARI 2026 | 13:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Venezuela tercatat sebagai negara dengan cadangan minyak terbukti terbesar di dunia, namun perannya dalam produksi minyak global masih jauh lebih kecil.

Berdasarkan data OPEC Annual Statistical Bulletin 2025, Venezuela menguasai sekitar 17 persen dari total cadangan minyak dunia, dengan estimasi mencapai 303 miliar barel. 

Angka tersebut menempatkan Venezuela di peringkat pertama dunia, unggul atas Arab Saudi, Iran, Kanada, hingga Amerika Serikat.


"Cadangan ini mencakup sekitar 17 persen dari total global. Sebagian besar minyak ini terkonsentrasi di Sabuk Orinoco," ungkap laporan Visual Capitalist, seperti dikutip pada Minggu, 11 Januari 2026. 

Meski jumlahnya sangat besar, kandung minyak berat (heavy crude) di Sabuk Orinoco membutuhkan biaya produksi tinggi serta infrastruktur khusus untuk dapat dimanfaatkan secara optimal.

Di sisi lain, produksi minyak Venezuela masih tertinggal. Pada 2024, negara ini hanya berada di peringkat ke-21 produsen minyak dunia, dengan produksi sekitar 960.000 barel per hari.

Pada masa puncaknya di era 1970-an, Venezuela mampu memproduksi hingga 3,5 juta barel per hari, atau lebih dari 7 persen produksi minyak global. 

Namun produksi terus merosot tajam dalam beberapa dekade terakhir dan kini hanya menyumbang sekitar 1 persen produksi dunia.

Penurunan produksi dipengaruhi oleh mismanajemen, kurangnya investasi, serta sanksi internasional yang membatasi aktivitas sektor energi. 

Beberapa perusahaan Barat seperti Chevron AS masih beroperasi. Namun skala kehadiran mereka jauh berkurang di tengah konflik politik. 

Sebagai salah satu anggota pendiri OPEC, bersama Iran, Irak, Kuwait, dan Arab Saudi, pengaruh Venezuela di organisasi tersebut ikut melemah seiring penurunan produksi, meski negara itu tetap duduk di atas cadangan minyak terbesar di planet ini.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya