Berita

Komika Pandji Pragiwaksono. (Foto: Netflix)

Politik

Kritik Pandji Jaga Bangsa Tetap Sehat

MINGGU, 11 JANUARI 2026 | 10:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis, menyampaikan dukungannya terhadap komika Pandji Pragiwaksono yang belakangan menuai sorotan akibat materi stand up comedy berisi kritik sosial.

Menurut Cholil, kritik yang disampaikan Pandji justru memiliki nilai edukatif dan inspiratif bagi publik. Ia menilai, gaya penyampaian yang jenaka namun tajam merupakan bagian dari tradisi menyampaikan pesan kebaikan agar masyarakat mampu melakukan refleksi diri.

“Saya pribadi senang menyimak kalam dan narasi Pandji Pragiwaksono yang inspiratif dengan kritik-kritiknya yang jenaka tapi menusuk. Jangan bungkam dia karena kami butuh itu,” ujar Cholil lewat akun X miliknya, Minggu, 11 Januari 2026.


Cholil menegaskan, kritik yang disampaikan melalui humor tidak berbeda dengan dakwah yang mengajak masyarakat untuk bermuhasabah atau introspeksi diri. Menurutnya, cara tersebut justru penting agar bangsa tetap sehat secara moral dan sosial.

“Menurut saya itu tak beda dengan dakwah dalam ajakan muhasabah diri agar bangsa ini tetap sehat,” katanya.

Lebih lanjut, Cholil mendorong Pandji untuk terus berkarya dan menyuarakan kritik secara konstruktif. Ia menilai ruang berekspresi yang sehat merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi.

“Mas Pandji lanjutkan aja ya,” pungkas Cholil. 

Sebelumnya, Pandji dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Angkatan Muda Nahdatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah. Laporan tersebut teregister dalam nomor LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 8 Januari 2026.

Pandji dilaporkan terkait Pasal 300 dan/atau pasal 301 KUHP dan/atau pasal 242 KUHP dan/atau pasal 243 KUHP. Barang bukti yang diserahkan pelapor adalah rekaman berisi materi stand up comedy yang disampaikan Pandji.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya