Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (Foto: Humas PDIP)

Politik

Megawati Minta Kader PDIP jadi Pandu Ibu Pertiwi

MINGGU, 11 JANUARI 2026 | 09:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memberikan instruksi kepada seluruh kader banteng di seluruh Indonesia. 

Megawati memerintahkan transformasi peran kader untuk menjadi 'Pandu Ibu Pertiwi' yang bertugas menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian ekologi.

Menurutnya, identitas sebagai kader PDIP itu sejatinya bukan sekadar mengenakan atribut partai. Harus ada tanggung jawab sejarah dalam setiap langkah politik yang diambil oleh para anggotanya.


"Kader PDI Perjuangan harus menjadi Pandu Ibu Pertiwi. Pandu adalah penunjuk jalan. Pandu adalah penjaga arah," tegas Megawati di hadapan ribuan peserta Rakernas I PDIP, di Ancol, Jakarta Utara, dikutip Minggu 11 Januari 2026.  

Presiden ke-5 RI itu menambahkan bahwa kader banteng juga harus menjadi sosok yang "berjalan paling depan saat jalan gelap, dan paling belakang saat rakyat harus dilindungi".

Instruksi Megawati juga dibarengi dengan peringatan keras mengenai etika dan moralitas dalam berpolitik. Ia melarang keras kader partai menjadi bagian dari sistem yang merusak alam demi kepentingan sesaat.

"Kader tidak boleh menjadi bagian dari kerusakan alam dan penderitaan rakyat," tegasnya.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Board of Peace: Pergeseran Rational Choice ke Pragmatisme Politik

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:45

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

Kawasan Industri Jateng Motor Baru Transformasi Ekonomi Nasional

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:58

Ustaz Adi Hidayat Sambangi Markas Marinir

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:42

Ketua BEM UGM: Semakin Ditekan, Justru Kami Semakin Melawan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:26

Praktisi Hukum: Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bisa jadi Alat Kriminalisasi Pengusaha

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:06

PBNU dan Majelis Alumni IPNU Peroleh Wakaf Alquran di Bulan Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:45

Kejagung Tegaskan Hukuman Mati ABK di Kasus Narkoba sesuai Fakta Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:30

Mantan Danyon Sat 71.2 Kopassus Jabat Dandim 0509 Kabupaten Bekasi

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:15

KPK Bakal Kulik Dugaan Aliran Uang Suap Importasi ke Dirjen Bea Cukai

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya