Berita

Logo PBNU (RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Politik

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

MINGGU, 11 JANUARI 2026 | 06:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) diminta untuk turun tangan menertibkan kelompok-kelompok yang mengatasnamakan NU untuk kepentingan tertentu.

Misalnya yang terjadi dalam pelaporan komika Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya soal konten Mens Rea oleh kelompok yang mengatasnamakan Angkatan Muda NU.
 
“Pimpinan PBNU perlu mengevaluasi kelompok-kelompok yang dengan mudah mencatut nama organisasi untuk aksi-aksi hukum yang bersifat personal atau kelompok kecil agar tidak terjadi klaim sepihak yang merugikan organisasi secara keseluruhan,” kata intelektual muda NU, Muhammad Sutisna kepada RMOL, Minggu, 11 Januari 2026.


Lanjut dia, apa yang dilakukan Rizki Abdul Rahman Wahid (Presidium Angkatan Muda NU) justru membuat tingginya polarisasi di tengah masyarakat.
   
“Pelaporan ini hanya akan memicu sentimen negatif dan polarisasi di media sosial. Bukannya mendinginkan suasana, langkah ini justru memancing perdebatan yang tidak perlu dan kontraproduktif bagi persatuan nasional,” jelasnya.

Sutisna menegaskan bahwa NU itu besar dan jangan dikerdilkan hanya untuk urusan ketersinggungan di atas panggung komedi.

“Langkah hukum terhadap seni pertunjukan (stand-up comedy) dapat menciptakan iklim ketakutan (chilling effect) bagi para seniman untuk memotret realitas sosial. Anak muda NU seharusnya menjadi pelindung kebebasan berpendapat, bukan pembatasnya,” pungkas dia.

Presidium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid sebelumnya telah membuat laporan ke polisi terkait candaan Pandji dalam Mens Rea yang dianggap memfitnah NU.

“Kami melaporkan dugaan merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang publik. Ini berpotensi memecah belah bangsa," kata Rizki. 

Dalam salah satu materinya, Pandji menyinggung soal politik balas budi dan konsesi tambang untuk ormas, termasuk NU dan Muhammadiyah.

"Ada yang ngerti politik balas budi? 'Gue kasih lo sesuatu, tapi lo kasih gue sesuatu lagi'. Emang lo pikir kenapa NU dan Muhammadiyah bisa ngurus tambang? Kenapa kira-kira?" ujar Pandji dalam special show-nya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya