Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam pidato peringatan HUT PDIP ke-53 dan pembukaan Rakernas I di Ancol, Jakarta, Sabtu, 10 Januari 2026. (Foto: Dokumentasi PDIP)

Politik

Megawati Kecam Invasi AS ke Venezuela: Ini Imperialisme Modern!

SABTU, 10 JANUARI 2026 | 23:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Intervensi militer Amerika Serikat (AS) ke Venezuela dikecam keras Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Megawati menyebut hal itu sebagai ancaman serius bagi kedaulatan bangsa-bangsa berdaulat.

Presiden ke-5 RI itu juga menyoroti operasi militer yang menargetkan kepemimpinan nasional di Venezuela sebagai pelanggaran berat hukum internasional.


"Saya menyampaikan sikap tegas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan terhadap setiap bentuk intervensi militer Amerika Serikat di Venezuela, termasuk penculikan Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya melalui operasi militer yang telah memicu kecaman internasional," tegas Megawati dalam pidato peringatan HUT PDIP ke-53 dan pembukaan Rakernas I di Ancol, Jakarta, pada Sabtu, 10 Januari 2026. 

Megawati menilai bahwa tindakan agresi sepihak tersebut sangat mencederai semangat perdamaian dunia yang tertuang dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ia mengingatkan bahwa Indonesia memiliki sejarah panjang dalam melawan segala bentuk penjajahan sejak Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955.

"Tindakan tersebut merupakan wujud neokolonialisme dan imperialisme modern, yang mengingkari Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan prinsip dasar hubungan antarbangsa. Bangsa Indonesia menolak tatanan internasional yang membenarkan dominasi kekuatan atas kedaulatan bangsa lain," tegasnya.

Lebih lanjut, Megawati mengingatkan dunia internasional bahwa kekerasan militer tidak akan pernah bisa menjadi jalan keluar untuk membangun peradaban atau demokrasi. PDIP secara resmi menyerukan agar seluruh konflik global diselesaikan melalui meja diplomasi.

"Demokrasi sejati tidak lahir dari moncong senjata, keadilan tidak tumbuh dari agresi sepihak, dan peradaban tidak dibangun di atas penghinaan terhadap martabat bangsa," ujar Megawati disambut riuh tepuk tangan kader. 

"PDI Perjuangan menyerukan penyelesaian konflik internasional melalui dialog, diplomasi, dan hukum internasional, bukan melalui kekerasan yang hanya memperpanjang penderitaan rakyat sipil,” sambungnya. 

Lebih jauh, Megawati menegaskan bahwa PDIP akan terus berdiri tegak menjaga marwah politik sebagai alat pengabdian, baik di tingkat nasional maupun dalam solidaritas internasional melawan segala bentuk imperialisme.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya