Berita

Puing-puing drone berserakan Distrik Kaepung, Korea Utara pada 4 Januari 2026. (Foto: Reuters)

Global

Korea Utara Klaim Tembak Jatuh Drone Korea Selatan

SABTU, 10 JANUARI 2026 | 22:18 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Korea Utara menaikkan tensi di Semenanjung Korea dengan menembak jatuh sebuah drone yang diklaim milik Korea Selatan.

Hal ini menyusul tudingan pelanggaran wilayah udara oleh Korea Selatan yang disebut sebagai tindakan provokasi.

Pyongyang menyebut drone Korea Selatan memasuki wilayah udaranya pada 4 Januari 2026.


Dilansir dari KCNA, drone tersebut lepas landas dari Kabupaten Ganghwa, Kota Incheon, Korea Selatan, terbang sejauh sekitar 8 kilometer ke wilayah Korea Utara sebelum dijatuhkan.

Drone itu disebut dilengkapi kamera pengawas untuk merekam fasilitas penting.

"Bahkan setelah pergantian rezim (Korea Selatan) terus melakukan ‘tindakan provokasi’ dengan drone di dekat perbatasan," demikian ucap Juru Bicara Markas Besar Staf Umum Tentara Rakyat Korea, dikutip Sabtu, 10 Januari 2026.

Sementara, Menteri Pertahanan Ahn Gyu-back mengatakan bahwa klaim yang dilontarkan Korea Utara sama sekali tidak benar.

"Telah dipastikan bahwa militer Korea Selatan tidak mengoperasikan drone apa pun pada tanggal yang diklaim oleh Korea Utara," kata Ahn.

Ahn juga menyarankan agar masalah tersebut dapat diselidiki bersama oleh Korea Selatan dan Korea Utara.

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung pun telah memerintahkan penyelidikan menyeluruh atas detail kasus tersebut.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya