Berita

Sidang kasus dugaan perintangan penyidikan yang menjerat Direktur JakTV Tian Bahtiar. (Foto: Istimewa)

Hukum

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

SABTU, 10 JANUARI 2026 | 20:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dalam persidangan kasus dugaan perintangan penyidikan yang menjerat Direktur JakTV Tian Bahtiar, sejumlah saksi memberikan keterangan yang meringankan posisi terdakwa. 

Keterangan para saksi, termasuk Nico Alpiandy dan Pribadi Prabowo, menyoroti tidak adanya keterlibatan langsung Tian Bahtiar dalam koordinasi pemberitaan tertentu serta normalitas praktik kerja sama media yang dilakukan.

Saksi Nico Alpiandy menjelaskan bahwa dalam grup chat berisi empat orang bernama "Potato" yang membahas pemberitaan, tidak ada keterlibatan Tian Bahtiar.


"Tidak ada, Pak," kata Nico saat diperiksa dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat dikutip Sabtu 10 Januari 2025.

Terkait pembiayaan kehadiran Eli Rubin dan wartawan Bangka Belitung di Jakarta Justice Forum, Nico awalnya menyebut nama Tian Bahtiar dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). 

Namun, saat dikonfrontir dengan saksi Eli Rubin yang menyatakan pembiayaan berasal dari AALF, Nico menjelaskan bahwa informasinya berasal dari pihak ketiga.

Mengenai penyelenggaraan Jakarta Justice Forum, Nico menyatakan bahwa forum itu diasosiasikan dengan Tian Bahtiar karena merupakan acara JakTV.

"Jakarta Justice Forum itu yang diselenggarakan oleh JakTV. Itu kenapa saya mengatakan bahwa Justice Forum itu acaranya Pak Tian karena itu dari JakTV," jelas Nico.

Terkait pembuatan berita, Nico meluruskan keterangannya. Ia menyatakan hanya membuat berita terkait fakta persidangan, sedangkan berita di luar fakta persidangan dibuat oleh pihak lain. 

Saat ditanya dasarnya menyebutkan nama Eli Rubin dan Tian Bahtiar sebagai pembuat berita-berita tersebut dalam BAP, Nico mengaku sudah mencabutnya.

Nico pun mencabut pernyataan dalam BAP yang mengaitkan Tian Bahtiar dengan strategi pelaporan ahli dalam kasus sidang Timah, Prof Bambang Hero ke Polda. 

"Saya cuma taunya strategi itu dari Marcella (Santoso). Jadi tadi, saya juga tidak mengetahui kalau memang itu dari Tian Bahtiar," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Jawapos TV Tumbang, Televisi dan Radio Daerah Berguguran

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:24

UPDATE

Polda Metro Jaya Ajak Warga Manfaatkan Program Pemutihan Pajak hingga Akhir Agustus

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:11

IIW Indonesia 2026 Dorong Investasi dan Kolaborasi Industri Global

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:03

Indonesia dan Madagaskar Teken Dua Perjanjian Strategis

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:59

Sah! RUU P2SK Resmi Jadi UU, Purbaya Klaim Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46

Pergantian Pimpinan BGN Harus Dibarengi Peningkatan Kualitas MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:44

ICW Khawatir Ada Intervensi di Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Proses Penyidikan ke Publik

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:37

Prabowo Pernah Minta BPKP Tak Ragu Usut Orang Dekat Sebelum Dadan Ditangkap

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:25

KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim dan Sejumlah Lokasi Lain

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:09

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:06

Rupiah-IHSG Ambruk, Pengamat: Pasar Lebih Percaya Data, Bukan Pidato Pemerintah

Kamis, 04 Juni 2026 | 10:51

Selengkapnya