Berita

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: AFP)

Dunia

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

SABTU, 10 JANUARI 2026 | 18:06 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, memperingatkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa pemimpin arogan pada akhirnya akan digulingkan.

Pernyataan tersebut disampaikan Khamenei dalam peringatan pemberontakan Qom di Imam Khomeini Hosseiniyeh, Teheran, Jumat, 9 Januari 2026.

Ia menuding kerusuhan yang pecah belakangan bukan sekadar protes spontan, melainkan aksi terorganisir yang sejak awal diarahkan untuk melakukan perusakan. 


Menurut Khamenei, kelompok-kelompok itu berkumpul di berbagai titik ibu kota dengan dalih unjuk rasa, namun dengan cepat berubah menjadi tindakan kekerasan yang menyasar fasilitas publik dan properti warga.

Ia menyebut para pelaku sebagai agen dan tentara bayaran yang bekerja untuk kepentingan asing, khususnya AS.

"Satu-satunya pekerjaan orang-orang ini adalah sabotase. Mereka melakukannya untuk menyenangkan presiden Amerika dan berharap intervensinya. Jika dia tahu bagaimana menjalankan sebuah negara, dia akan menjalankan negaranya sendiri," ujar Khamenei.

Ia juga secara langsung menyasar Trump dengan peringatan bernada historis. 

"Orang ini yang mengklaim dapat bertindak seperti bapak bangsa Iran harus tahu bahwa orang-orang arogan di dunia seperti Firaun, Nimrod, Reza Khan, dan Mohammad Reza digulingkan pada puncak kesombongan mereka. Dia (Trump) juga akan digulingkan," tegasnya.

Khamenei juga menyinggung eskalasi militer sebelumnya, dengan menyebut lebih dari 1.000 warga Iran tewas dalam apa yang ia sebut sebagai perang 12 hari. 

Ia merujuk pada pernyataan Trump yang mengklaim bertanggung jawab atas perintah serangan tersebut dan menyebutnya sebagai bukti bahwa tangan presiden AS berlumuran darah warga Iran.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya