Berita

Ilustrasi (RMOL via AI)

Global

Trump: Jika AS Diam, China atau Rusia Akan Kuasai Greenland

SABTU, 10 JANUARI 2026 | 14:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memicu kontroversi dengan pernyataannya mengenai Greenland. Ia secara terbuka menyebut Rusia dan China sebagai ancaman strategis, serta mempertanyakan klaim Denmark atas wilayah tersebut.

Trump menegaskan bahwa kepentingan AS di Greenland bukan sekadar ambisi geopolitik, melainkan bagian dari upaya mencegah rival global mendekat ke wilayah Amerika.

“Jika kita tidak melakukannya, Rusia atau China akan mengambil alih Greenland, dan kita tidak akan membiarkan Rusia atau China menjadi tetangga kita,” kata Trump, dikutip dari Fox News, Sabtu 10 Januari 2026.


Trump juga memberi sinyal bahwa AS siap menempuh berbagai cara untuk mengamankan kepentingannya. Ia mengklaim masih terbuka untuk negosiasi, namun tidak menutup kemungkinan pendekatan yang lebih tegas.

“Saya ingin membuat kesepakatan dengan cara yang mudah. Tapi jika kita tidak melakukannya dengan cara mudah, kita akan melakukannya dengan cara yang keras,” ujarnya.

Pernyataan ini memicu spekulasi luas tentang tekanan diplomatik hingga langkah strategis yang bisa diambil AS di kawasan Arktik, yang kini makin diperebutkan karena nilai militernya dan potensi sumber daya alam.

Trump pun menyinggung hubungan sejarah Denmark dengan Greenland. Meski menyebut dirinya sebagai penggemar Denmark, ia meremehkan dasar kepemilikan wilayah tersebut. “Saya penggemar Denmark, tapi hanya karena mereka pernah mendaratkan kapal di sana 500 tahun lalu, bukan berarti mereka memiliki tanah itu,” ujarnya.

Pernyataan ini kembali membuka perdebatan lama tentang status Greenland, yang secara resmi merupakan wilayah otonomi di bawah Kerajaan Denmark.

Tak berhenti di situ, Trump juga menyeret NATO dalam pernyataannya. Ia menegaskan bahwa aliansi militer Barat harus memahami posisi AS dalam isu Greenland dan kembali mengklaim jasanya terhadap NATO. “NATO harus mengerti itu. Saya mendukung NATO. Saya menyelamatkan NATO. Kalau bukan karena saya, NATO sudah tidak ada sekarang,” klaim Trump.

Pernyataan Trum menunjukkan bahwa Greenland tetap menjadi titik strategis penting dalam persaingan global antara Amerika Serikat, Rusia, dan China.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya