Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

SABTU, 10 JANUARI 2026 | 11:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Washington dapat mengendalikan lebih dari separuh produksi minyak dunia jika perusahaan-perusahaan AS kembali mendapat akses ke industri perminyakan Venezuela. 

Pernyataan itu disampaikan Trump saat bertemu para eksekutif ExxonMobil, Chevron, dan ConocoPhillips di Gedung Putih pada Jumat, 9 Januari 2026 waktu setempat.

Venezuela saat ini memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia, namun industri energinya dinasionalisasi pada era Presiden Hugo Chavez pada 2000-an. Trump menyebut kebijakan itu “tidak adil” dan mengatakan AS kini ingin membuka kembali sektor tersebut untuk perusahaan Amerika.


“Jika kita menggabungkan Venezuela dan Amerika Serikat, kita memiliki 55 persen cadangan minyak dunia,” kata Trump, dikutip dari RT, Sabtu 10 Januari 2026.

Trump juga mengumumkan rencana investasi perusahaan AS senilai sedikitnya 100 miliar Dolar AS di sektor minyak Venezuela. Namun, CEO ExxonMobil Darren Woods menilai Venezuela masih tidak layak menerima investasi tanpa perubahan besar pada aturan dan restrukturisasi sektor energi.

Sementara itu, pemerintah Venezuela belum secara resmi mengonfirmasi akses bagi perusahaan AS. Presiden sementara Delcy Rodriguez menyatakan negaranya terbuka bekerja sama dengan semua pihak, termasuk AS. 

Di sisi lain, Caracas mengecam rencana Trump dan menyebut penculikan Presiden Nicolas Maduro sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara.

Maduro sendiri membantah tuduhan perdagangan narkoba dan senjata yang diarahkan kepadanya di pengadilan AS.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya