Berita

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan pertemuan dan courtesy call bersama Menteri Pertahanan Turki di kompleks ASELSAN, Ankara, Turki, Jumat, 9 Januari 2026 (Foto: Tim Media Kemhan)

Pertahanan

Lawatan Menhan ke Turki Perkuat Dampak Kerja Sama Pertahanan Kedua Negara

SABTU, 10 JANUARI 2026 | 08:24 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin mengawali rangkaian kunjungan kerja awal tahun 2026 dengan melakukan lawatan ke Turki.

Setibanya di Turki, Menhan menggelar pertemuan dan courtesy call dengan Menteri Pertahanan Turki Yasar Guler, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Turki, serta pimpinan Presidency of Defence Industries (SSB). Pertemuan tersebut berlangsung di kompleks ASELSAN, Ankara, Jumat, 9 Januari 2026.

Dalam pertemuan tersebut, kedua negara membahas penguatan kerja sama pertahanan Indonesia-Turki yang selama ini telah terjalin erat. Pembahasan mencakup pengembangan industri pertahanan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga penguatan hubungan antarlembaga pertahanan kedua negara yang saling menguntungkan dan berorientasi jangka panjang.


Menhan memandang Turki sebagai mitra strategis dalam upaya memperkuat kemandirian pertahanan nasional Indonesia.

“Kerja sama diarahkan untuk mendukung pembangunan ekosistem industri pertahanan yang berkelanjutan, peningkatan profesionalisme prajurit, serta penguatan kapasitas pertahanan dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis global,” ujar Sjafrie.

Dalam kesempatan tersebut, Menhan beserta jajarannya juga meninjau fasilitas industri pertahanan Turki di ASELSAN. Peninjauan ini dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai kapabilitas serta perkembangan teknologi pertahanan yang dimiliki Turki.

Selain itu, kunjungan tersebut bertujuan memperluas pemahaman dan membuka peluang kerja sama yang lebih konkret di masa mendatang.

Pada pertemuan ini, Menhan RI turut didampingi oleh Wakil Panglima TNI, Duta Besar RI untuk Turki, Kepala Badan Logistik Pertahanan (Kabaloghan) Kementerian Pertahanan, Direktur Jenderal Strategi Pertahanan (Dirjen Strahan) Kemhan, serta delegasi Kementerian Pertahanan RI lainnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya