Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (Tangkapan layar RMOL dari siaran CNN)

Dunia

Sinyal Damai dari Caracas, Trump Batalkan Serangan Militer Kedua ke Venezuela

SABTU, 10 JANUARI 2026 | 07:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, resmi membatalkan rencana serangan militer gelombang kedua terhadap Venezuela. Keputusan ini diambil menyusul meningkatnya level kerja sama antara Caracas dan Washington pasca-operasi militer besar pekan lalu.

Langkah de-eskalasi ini terjadi hampir seminggu setelah pasukan AS melakukan operasi yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro beserta istrinya, Cilia Flores. Keduanya saat ini diketahui berada dalam tahanan otoritas Amerika Serikat.

Dalam keterangan resminya pada Jumat 9 Januari 2026 waktu setempat, Trump mengungkapkan bahwa awalnya Washington telah bersiap untuk melancarkan serangan susulan dengan skala yang lebih masif.


“Kami siap melancarkan serangan kedua dan jauh lebih besar jika perlu. Kami sebenarnya berasumsi gelombang kedua akan diperlukan, tetapi sekarang mungkin tidak,” ujar Trump sebagaimana dikutip dari CNN, Sabtu 10 Januari 2026. 

Melalui unggahannya di platform Truth Social, Trump menekankan bahwa arah hubungan kedua negara kini bergeser ke arah pemulihan ekonomi, khususnya pada sektor energi. AS dan Venezuela mulai menjalin koordinasi dalam rencana pembangunan kembali infrastruktur minyak dan gas yang vital bagi negara tersebut.

“Karena kerja sama ini, saya telah membatalkan gelombang serangan kedua yang sebelumnya diperkirakan akan terjadi,” tulis Trump. Meski demikian, ia menegaskan bahwa armada kapal dan pasukan militer AS tetap dalam posisi siaga demi menjamin keamanan.

Trump juga memuji langkah Venezuela yang mulai membebaskan tahanan politik dalam jumlah besar. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai isyarat perdamaian yang sangat penting dan cerdas.

Pemerintah sementara Venezuela mengonfirmasi bahwa proses pembebasan tahanan, termasuk sejumlah tokoh oposisi, telah dimulai sejak Kamis. Langkah ini merupakan bagian dari upaya meredakan ketegangan politik yang memuncak pasca-penggulingan Maduro.

Terkait arah politik ke depan, Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan memimpin transisi di Venezuela untuk sementara waktu hingga kepemimpinan baru terbentuk secara resmi.

Namun, Trump memberikan catatan bahwa keterlibatan militer belum sepenuhnya berakhir. Fokus operasi militer AS kini berpotensi bergeser pada sasaran baru, yakni kartel narkoba di wilayah daratan, setelah sebelumnya sukses melancarkan serangan terhadap armada kapal yang diduga terlibat dalam jaringan perdagangan gelap tersebut.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Dunia Film Berduka, Bintang Jurassic Park Sam Neill Meninggal Dunia

Senin, 13 Juli 2026 | 16:19

Kapolri dan Jajaran Sowan ke Cilangkap Perkuat Silaturahmi dengan Panglima TNI

Senin, 13 Juli 2026 | 16:16

Bincang Ringan di Cilangkap

Senin, 13 Juli 2026 | 16:10

Demokrat Minta Kasus Mantan Jampidsus Febrie Diserahkan ke KPK

Senin, 13 Juli 2026 | 16:06

DPR Buka Peluang Panggil Mahfud MD Bahas Dugaan Cacat Prosedur Kasus Febrie

Senin, 13 Juli 2026 | 16:02

Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI yang Jadi Korban Kebakaran Maut di Bangkok

Senin, 13 Juli 2026 | 15:59

Rasio Defisit APBN 2026 Paling Tinggi Imbas Lonjakan Belanja Negara

Senin, 13 Juli 2026 | 15:53

Prabowo Diminta Ambil Langkah Strategis Atasi Ketegangan Polri-Kejaksaan

Senin, 13 Juli 2026 | 15:44

Polri Didesak Berantas Buzzer Penyebar Disinformasi soal Pengamanan Kejaksaan

Senin, 13 Juli 2026 | 15:30

Rakernas GPA Tegaskan Dukungan Penuh ke Prabowo dan Polri

Senin, 13 Juli 2026 | 15:16

Selengkapnya