Berita

Sekjen PBB Antonio Guterres (Foto: AFP)

Dunia

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

JUMAT, 09 JANUARI 2026 | 16:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyatakan kekecewaannya atas keputusan Amerika Serikat (AS) yang menarik diri dari 66 organisasi internasional, termasuk 31 badan PBB. 

Pernyataan tersebut disampaikan melalui juru bicara PBB, Stephane Dujarric, seperti dikutip dari Reuters, Jumat, 9 Januari 2026.

"Sekretaris Jenderal menyesalkan pengumuman Gedung Putih mengenai keputusan Amerika Serikat untuk menarik diri dari beberapa entitas PBB," ungkap Dujarric.


Dia menyebut banyak dari badan PBB yang ditinggalkan AS dibiayai melalui anggaran reguler PBB. Ia menegaskan, kontribusi keuangan AS terhadap badan-badan tersebut bersifat wajib sebagai bagian dari kewajiban negara anggota.

"Pendanaan AS untuk sejumlah besar entitas itu adalah kewajiban,” ujarnya.

Presiden Donald Trump sebelumnya menyatakan penarikan diri tersebut dilakukan karena organisasi-organisasi itu dinilai bertentangan dengan kepentingan nasional AS. Beberapa di antaranya bergerak di bidang perubahan iklim serta kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

Meski begitu, PBB mengungkap hingga kini belum menerima pemberitahuan resmi dari pemerintahan AS. Dujarric menjelaskan, untuk organisasi berbasis perjanjian internasional, penarikan diri harus disampaikan melalui surat resmi. 

“Kami belum menerima notifikasi formal dari pihak AS,” kata dia.

PBB menegaskan seluruh badan di bawah naungannya akan tetap menjalankan tugas dan mandat yang telah diberikan negara-negara anggota. 

“Semua entitas PBB akan terus melaksanakan mandatnya. PBB bertanggung jawab melayani mereka yang bergantung pada kami,” tegas Dujarric.

AS selama ini menjadi kontributor terbesar anggaran reguler PBB dengan porsi 22 persen. 

Namun, AS diketahui belum melakukan pembayaran pada tahun lalu dan saat ini menunggak sekitar 1,5 miliar dolar AS. Kontribusi tersebut merupakan kewajiban hukum sesuai Piagam PBB.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya