Berita

Kemlu RI (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

JUMAT, 09 JANUARI 2026 | 14:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan sebanyak 37 Warga Negara Indonesia (WNI) di Venezuela dalam kondisi aman dan sehat, meski situasi keamanan di negara tersebut sempat bergejolak.  

Plt Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menyampaikan bahwa KBRI Caracas terus memantau perkembangan situasi dan melakukan langkah antisipasi.  

Berdasarkan catatan KBRI Karakas, terdapat 37 orang WNI. 33 di antaranya merupakan staf dan keluarga besar KBRI. Empat orang di antaranya merupakan WNI yang tinggal menetap, menikah dan bekerja di Venezuela.


“Untuk mengantisipasi, berdasarkan informasi dari KBRI Karakas, semua WNI, ke 37 WNI saat ini berada dalam kondisi aman dan sehat," ungkapnya dalam sebuah pernyataan di Jakarta, seperti dikutip Jumat, 9 Januari 2026. 

Sebagai langkah kesiapsiagaan, KBRI Caracas telah menyusun rencana kontigensi dan mengaktifkan protokol perlindungan WNI.  

“Kita telah menyusun rencana kontigensi dan melakukan aktivasi protokol perlindungan WNI," ungkapnya.

Dikatakan Heni, KBRI Caracas juga telah menyiapkan jalur komunikasi cadangan untuk menghadapi kemungkinan gangguan jaringan.  

“Kita sudah menyiapkan perangkat radio, perangkat satelit, dan juga perangkat stateling untuk memastikan komunikasi dengan pusat tidak terputus," paparnya.  

Meski situasi mulai stabil, Kemlu tetap mengingatkan agar WNI di Venezuela selalu waspada dan siap menghadapi kemungkinan darurat.  

"Kepada WNI yang berada di Venezuela, tetap diimbau untuk waspada dan semantiasa melihat, memantau situasi terkini. Dan dalam situasi darurat, WNI diharapkan dapat langsung menghubungi hotline KBRI Caracas dan juga hotline Direkturat Penindungan WNI," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya