Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Pastikan Bonus Atlet Asian Games 2026 Lebih Tinggi

JUMAT, 09 JANUARI 2026 | 13:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memastikan bahwa bonus bagi atlet Indonesia yang meraih medali emas di Asian Games 2026 mendatang akan lebih tinggi dibandingkan SEA Games 2025.

Hal ini disampaikan Presiden dalam acara pemberian penghargaan kepada atlet SEA Games 2025 di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026.

Prabowo menjelaskan, kenaikan bonus Asian Games didasari oleh peningkatan penghargaan bagi peraih emas SEA Games 2025, dari Rp500 juta menjadi Rp1 miliar. 


Karena Asian Games merupakan ajang olahraga yang lebih bergengsi, bonus bagi atlet peraih emas dipastikan akan ikut naik.

“Karena kita sudah kasih benchmark yang agak berat ini. Medali emas SEA Games Rp 1 miliar. Gimana medali emas Asian Games, ha? Ya naik lah, tapi nggak tahu naiknya berapa. Saya cek Menteri Keuangan,” ujar Prabowo.  

Prabowo menegaskan bahwa bonus tersebut bukanlah bentuk upah, melainkan penghargaan negara atas pengorbanan dan perjuangan atlet yang telah mengharumkan nama bangsa.  

“Bukan kita seolah-olah membayar upah. Tidak, ini adalah penghargaan karena untuk mencapai tingkat seperti ini, Saudara korbankan waktumu, tenagamu,” ujarnya. 

Presiden juga menitipkan pesan agar bonus yang diterima atlet digunakan secara bijak dan tidak dihabiskan untuk hal-hal yang tidak produktif.  

“Saya titip sama saudara-saudara, saudara masih muda, ya. Jangan pakai untuk yang tidak positif, berbuat yang baik, tabung untuk masa depanmu, orang tuamu, untuk dirimu,” pesannya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polri Usut Potensi Pidana Anjloknya IHSG, Diduga Kuat Akibat Saham Gorengan

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:12

Penyidik Kejagung Sita Dokumen dari Rumah Bekas Menhut Siti Nurbaya

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:07

Suplai MBG, Kopontren Al-Kautsar Patut Dicontoh

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:01

Pengacara Yaqut Sebut Bos Maktour Travel Fuad Hasan Bohong Soal Terima Hadiah Kuota Haji

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:58

Dirut BEI Mundur Hanya Redam Tekanan Jangka Pendek

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:49

Kapolri Pimpin Sertijab Pati dan Kapolda, Cek Siapa Saja?

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:47

SPPG Tak Boleh Asal-asalan Siapkan Menu MBG saat Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:30

Program Mangrove BNI Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Pesisir Banyuwangi

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:26

Giliran Mirza Adityaswara Mundur dari OJK, Total 4 Komisioner Pamit Beruntun

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:19

Yaqut Bantah Kasih Jatah Kuota Haji Khusus Maktour Travel

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:10

Selengkapnya