Berita

Driver Josal (Foto: Dokumen pribadi)

Bisnis

Menilik Josal: Upaya Menyeimbangkan Dompet Driver dan Tarif Penumpang di 2026

JUMAT, 09 JANUARI 2026 | 13:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dunia transportasi daring di Indonesia kembali kedatangan pemain baru, Josal. Namun, berbeda dengan sekadar persaingan teknologi, aplikasi di bawah naungan PT Josal Ojek Ekspres ini membawa narasi yang cukup menarik: sebuah misi sosial untuk memperbaiki taraf hidup mitra pengemudi.

Salah satu masalah klasik di ekosistem ride-hailing adalah besarnya potongan komisi yang sering kali mencekik pendapatan driver. Menanggapi hal ini, Indah Arista selaku Direktur Josal, menjelaskan bahwa fokus utama mereka adalah menciptakan skema kerja yang lebih adil.

Dengan potongan komisi yang lebih rendah dibandingkan "pemain besar" di industri ini, diharapkan pendapatan bersih yang dibawa pulang oleh para mitra ojek online bisa meningkat secara signifikan.


“Kesejahteraan mitra adalah prioritas utama. Josal dirancang agar pendapatan mitra meningkat nyata lewat potongan komisi yang lebih rendah,” jelas Indah, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat 9 Januari 2026.

Tantangan terbesar bagi setiap aplikator adalah menjaga agar tarif tidak memberatkan penumpang namun tetap manusiawi bagi pengemudi. Josal mencoba mengambil jalan tengah dengan menyusun skema tarif yang kompetitif. Tujuannya sederhana: pengguna senang karena terjangkau, dan pengemudi tetap mendapatkan upah yang layak.

Dari sisi operasional, Hendrik Taufik, Staf Operasional Josal, menyoroti kebijakan biaya sewa aplikasi sebesar 10 persen. 

Angka ini diklaim sebagai salah satu yang terendah di Indonesia saat ini, sekaligus merupakan bentuk kepatuhan terhadap regulasi pemerintah.

Hal yang membuat Josal terasa berbeda adalah pendekatannya yang tidak melulu soal bisnis. Ada sisi kemanusiaan yang disisipkan dalam operasional mereka, seperti program makan siang gratis yang rutin bagi para mitra pengemudi, serta layanan ambulans gratis bagi masyarakat umum di wilayah Jabodetabek.

Program-program ini menunjukkan bahwa Josal ingin hadir sebagai bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat, bukan sekadar platform digital pencari keuntungan.

Meski mengusung konsep sosial, aspek keamanan tetap menjadi standar utama. Proses verifikasi mitra dilakukan secara ketat untuk menjamin ketenangan pengguna. Respons cepat terhadap keluhan pelanggan menjadi kunci bagi Josal untuk membangun kepercayaan publik di tengah persaingan yang ketat.

Pada akhirnya, kehadiran inovasi lokal seperti Josal memberikan harapan baru. Bahwa kemajuan teknologi transportasi digital di Indonesia sudah seharusnya berjalan beriringan dengan keadilan ekonomi yang lebih manusiawi bagi mereka yang bekerja di jalanan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya