Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: AFP)

Dunia

Trump Ragukan Solidaritas NATO di Tengah Krisis Greenland

JUMAT, 09 JANUARI 2026 | 11:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan kritik tajam terhadap Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di tengah meningkatnya ketegangan akibat wacana akuisisi Greenland dari Denmark. 

Trump secara terbuka menyatakan keraguannya terhadap komitmen aliansi militer tersebut untuk membela Amerika Serikat apabila menghadapi situasi darurat.

“Saya ragu NATO akan ada untuk kita jika kita benar-benar membutuhkannya,” tulis Trump melalui akun Truth Social, seperti dikutip POLITICO pada Jumat, 9 Januari 2026.


Meski demikian, Trump menegaskan Amerika Serikat tetap akan menjalankan kewajibannya sebagai anggota aliansi. 

“Kami akan selalu ada untuk NATO, meskipun mereka tidak akan ada untuk kami,” tegasnya.

Pernyataan itu disampaikan sehari setelah Gedung Putih menyatakan tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan militer untuk memperoleh Greenland, wilayah otonom Denmark yang merupakan negara anggota NATO. 

Isu ini menimbulkan kekhawatiran luas karena Pasal 5 Traktat Atlantik Utara menegaskan bahwa serangan terhadap satu anggota aliansi dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota.

Trump kembali menuding negara-negara sekutu gagal memenuhi kewajiban belanja pertahanan dan terlalu lama bergantung pada payung keamanan Amerika Serikat. 

Ia bahkan menilai tanpa peran Washington, Rusia dan China tidak akan memiliki rasa takut sedikit pun terhadap NATO.

Ketegangan semakin memuncak setelah Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen memperingatkan bahwa serangan Amerika Serikat terhadap negara anggota NATO akan berakibat fatal bagi keberlangsungan aliansi tersebut. 

“Semuanya akan berhenti, termasuk NATO dan sistem keamanan yang telah dibangun sejak berakhirnya Perang Dunia Kedua,” ujar Frederiksen.

Para pemimpin Eropa bergerak cepat merespons situasi ini. Delapan pemimpin utama Eropa menegaskan bahwa keamanan Greenland harus dijamin secara kolektif melalui NATO dengan tetap menghormati kedaulatan dan batas wilayah. 

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noël Barrot menyatakan Paris tengah bekerja sama dengan mitra Eropa untuk menyiapkan respons bersama, sementara pemerintah Jerman mengonfirmasi adanya pembahasan untuk menjaga kedaulatan Greenland.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya